Selain penegakan aturan, peran Perum Bulog dinilai krusial. Tomsi meminta Bulog mengoptimalkan penyaluran stok beras di daerah-daerah yang mengalami kenaikan harga, sebagai upaya konkret menekan inflasi dan mendukung program swasembada.
"Di situlah tanggung jawab kita sebagai aparatur pemerintah untuk menjaga marwah peraturan itu. Jangan terus berkata 'naik sedikit (melebihi HET)'. Tidak bisa," ujarnya.
Target Stabilitas Harga Menuju Lebaran
Pengendalian harga yang efektif, menurut Tomsi, bukan hanya soal angka statistik, tetapi langsung menyentuh kebutuhan harian masyarakat. Ia berharap seluruh upaya yang diperkuat oleh TPID ini dapat menjaga stabilitas hingga hari raya.
"Kalau kita bisa bertahan sampai akhir (dalam mengendalikan harga bahan pokok), maka lebaran tahun ini merupakan lebaran yang terbaik dari sisi harga," pungkasnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait dari berbagai kementerian dan lembaga, mencerminkan pendekatan kolaboratif dalam mengatasi isu inflasi ini.
Artikel Terkait
Wamendagri: Dai dan Ulama Diharapkan Jadi Penggerak Sosial di Wilayah Perbatasan
BPK Mulai Audit LKPD Bangka Belitung, Fokus pada Belanja Barang dan Proyek
Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Petral, Diduga Picu Kenaikan Harga BBM
Persib Waspadai Bali United yang Berangkat dengan Moral Tinggi ke GBLA