Polisi Selidiki Kematian Santri Sukabumi Diduga Akibat Kekerasan dan Penyakit Kronis

- Minggu, 22 Februari 2026 | 14:40 WIB
Polisi Selidiki Kematian Santri Sukabumi Diduga Akibat Kekerasan dan Penyakit Kronis

Penyelidikan atas kematian NS (13), remaja asal Sukabumi, terus digenjot polisi. Kasus ini menyisakan banyak pertanyaan. Dari kondisi awal yang tampak seperti sakit biasa, berubah menjadi tragedi dengan temuan luka-luka di sekujur tubuh korban.

Menurut informasi, NS adalah santri yang pulang ke rumahnya awal Februari lalu untuk liburan. Ia sempat mengeluh demam, batuk, dan mual. Keluarganya membawanya ke puskesmas. Hasil pemeriksaan waktu itu menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Sepertinya bakal sembuh.

Namun begitu, keadaan justru berbalik pada Rabu (18/2). Kesehatannya memburuk. Yang mencemaskan, sang ayah, AS, menemukan luka lecet di tubuh anaknya itu. Sebelumnya, AS pergi bekerja ke Kota Sukabumi dan menitipkan NS pada ibu tirinya, TR.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, membeberkan kronologi yang pelan-pelan terungkap.

"Pada hari yang sama, korban sempat dibawa oleh ibu tirinya ke seorang tukang urut berinisial S. Namun, kecurigaan muncul saat sang ayah tiba kembali di rumah pada Kamis dini hari dan mendapati adanya sejumlah luka lecet yang tersebar di tubuh anaknya," jelas Hartono, Minggu (22/2/2026).

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar