Intinya, ketika anak jarang diberi kesempatan mengeksplorasi lingkungan misalnya karena orang tua takut dia kotor atau jatuh bisa tumbuh rasa ragu dalam dirinya. Dia enggan mencoba hal baru. Bahkan, dalam beberapa kasus, kemampuan berjalannya bisa sedikit lebih lambat, sederhana saja: karena kurang latihan.
Namun begitu, bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh menggendong, ya. Jangan salah paham. Menggendong tetaplah penting untuk membangun ikatan dan rasa aman yang mendasar bagi anak.
Kuncinya cuma satu: keseimbangan. Coba perhatikan beberapa hal ini:
- Gendonglah saat anak memang butuh rasa aman atau sedang rewel.
- Tugas kita adalah mendampingi, bukan menggendong terus, saat dia belajar bergerak.
- Dan yang tak kalah penting, siapkan lingkungan rumah yang aman buat dia bereksplorasi.
Soalnya, di balik setiap langkah kecilnya yang mungkin terlihat biasa, ada proses belajar yang sangat besar sedang berlangsung.
Artikel Terkait
Kebakaran SPBE di Bekasi Tewaskan 4 Jiwa dan Hanguskan 19 Bangunan
BKKBN Jatim Gelar Rakorda, Soroti Capaian Penurunan Stunting dan TFR
KPK Dalami Dugaan Suap Importasi Tembakau Melibatkan Pengusaha Haji Her
Kejati DKI Geledah Ruang Pejabat Kementerian PU untuk Usut Dugaan Korupsi