Hari Kamis kemarin, berita seputar dunia hiburan dan hukum lagi ramai-ramainya. Dua isu yang paling banyak dibicarakan? Ayah Farel Prayoga yang melaporkan manajernya ke Bareskrim, dan bantahan keras Roby Tremonti soal tudingan child grooming dari Aurelie Moeremans.
Nah, biar nggak ketinggalan, ini rangkuman lima berita yang paling banyak menyedot perhatian sepanjang hari itu.
1. Ayah Farel Prayoga Laporkan Manajer ke Bareskrim, Ini Alasannya
Joko Suyoto, ayah dari penyanyi cilik Farel Prayoga, nggak terima dengan pemberitaan yang beredar. Didampingi pengacaranya, Charisma Adilaga Sugiyanto, dia mendatangi Bareskrim Polri untuk resmi membuat pengaduan.
Pengaduan itu ditujukan ke manajer Farel, Muhammad Rais, yang dituding menyebarkan berita bohong. Keluarga merasa sangat dirugikan.
“Iya, soalnya keluarga merasa dirugikan,” jelas Charisma di lokasi.
“Masyarakat jadi berpikir seolah-olah yang menghabiskan uang Farel itu keluarganya. Padahal kan nggak sepenuhnya benar. Begitu situasinya.”
Joko sendiri geram banget dengan pernyataan Rais yang bilang honor Farel bisa mencapai Rp 10 miliar. Dia menantang Rais untuk membuktikan angka fantastis itu.
2. Roby Tremonti Buka Suara: “Saya Bukan Pedofil!”
Nama Roby Tremonti tiba-tiba jadi buah bibir setelah buku memoar Aurelie Moeremans, Broken Strings, viral. Karakter bernama Bobby dalam buku itu dituding sebagai pedofil yang melakukan child grooming, dan banyak yang mengaitkannya dengan Roby.
Dihubungi untuk klarifikasi, Roby langsung meluruskan definisi pedofilia. Menurutnya, istilah itu untuk orang dewasa yang punya hasrat seksual pada anak di bawah 13 tahun.
“Pedofilia itu hasrat seksual dari orang di atas 16 tahun ke anak di bawah 13. Aurelie umur 13 tahun? Dia masih di Belgia, belum kenal saya sama sekali,” tegas Roby di Citeureup, Jawa Barat.
Dia lalu cerita, hubungan mereka baru mulai saat syuting iklan sebuah provider di 2009. Saat itu, usia Aurelie sudah 16 tahun. Fakta ini, kata Roby, seharusnya cukup untuk membungkus tudingan child grooming yang dialamatkan padanya.
3. Aurelie Santai Saja Ada yang Tersindir Baca Bukunya
Peluncuran buku Broken Strings bikin Aurelie Moeremans terus disorot. Tapi, rupanya ada pihak yang merasa tersinggung dengan kisah di dalamnya.
Roby Tremonti, mantan suaminya, jelas termasuk yang merasa tersindir. Dia bahkan menyebut Aurelie menyebar kebohongan lewat tulisannya.
Ditanya soal hal ini, Aurelie yang kini menjadi istri Tyler Bigenho justru bersikap tenang. Lewat pesan singkat, dia menjelaskan tujuan menulis buku itu cuma untuk berbagi pengalaman.
“Buku ini ditulis dari pengalaman pribadi saya, tujuannya cuma berbagi proses, refleksi, dan pembelajaran hidup aja,” ujarnya.
Soal ada yang tersinggung? Dia enggan pusing. Aurelie bilang bisa memahami dan menghormati setiap sudut pandang yang berbeda tentang hidupnya.
4. Alasan Roby Tremonti Merasa Disindir Habis-habisan
Lalu, kenapa sih Roby Tremonti merasa buku itu menyindirnya? Padahal, namanya nggak disebut secara gamblang di Broken Strings.
Tapi, ya itu. Karakter “Bobby” yang disebut dipaksa menikah dengan Aurelie langsung dikaitin publik dengan dirinya. Roby mengakui, petunjuknya sangat jelas.
“Di buku itu ada bagian Aurelie dipaksa nikah sama tokoh bernama Bobby. Nah, bukti di Google atau mana pun menunjukkan saya yang pernah menikah sama Aurelie,” kata Roby.
Dia nggak mengelak bahwa dialah orangnya. Maka, sindiran itu, menurutnya, sangat wajar dialamatkan padanya.
“Saya akui itu. Google juga mengakui. Wajar kan kalau saya yang merasa disindir?” ujarnya.
Apalagi Aurelie sendiri bilang bukunya diangkat dari pengalaman hidup. Hal itu makin mengeraskan anggapan bahwa Bobby ya Roby.
5. Saling Serang di Sidang Ammar Zoni: Penyidik vs Terdakwa
Sidang kasus narkoba Ammar Zoni di PN Jakarta Pusat kembali panas. Kali ini, JPU menghadirkan penyidik bernama Mario, menanggapi pencabutan BAP oleh Ammar dan terdakwa lain yang mengaku disiksa.
Mario, dengan tegas di bawah sumpah, membantah telah melakukan penyiksaan fisik apapun.
Tapi Ammar punya cerita beda. Begitu diberi kesempatan, dia langsung menolak bantahan Mario itu. Ammar minta rekaman CCTV rutan dibuka untuk membuktikan penganiayaan yang dialaminya. Bahkan, dia mengejutkan pengadilan dengan menuding Mario membawa alat setrum saat proses penyidikan.
Ammar sendiri didakwa sebagai bagian jaringan narkoba di Rutan Salemba. Dia dan lima terdakwa lain dituding memasok sabu dan ganja dari dalam rutan. Setelah sempat dipindah ke Nusakambangan, kini Ammar dan empat lainnya dititipkan di Lapas Narkotika Jakarta demi kelancaran sidang yang makin seru ini.
Artikel Terkait
Berkas Perkara Ijazah Palsu Lima Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI
Iran Buka Akses Penuh Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata Lebanon Berlangsung
Kedatangan Patrick Kluivert ke Jakarta Banjir Sambutan, Latihan Barcelona Legends Terganggu
Kemenkes Luncurkan Sistem Pelabelan Nutri-Level untuk Kendalikan Gula, Garam, dan Lemak