Malam itu di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, berakhir dengan kepahitan bagi PSM Makassar. Tim kebanggaan Sulawesi Selatan itu tumbang dengan skor telak 2-4 dari Persita Tangerang pada laga pekan ke-24 Liga 1, Senin (2/3/2026) lalu. Kekalahan di kandang sendiri ini, tentu saja, buntutnya panjang.
Yang terjadi usai peluit panjang benar-benar mencerminkan luapan kekecewaan. Sejumlah suporter, tak tahan lagi, menerobos masuk ke lapangan. Mereka mendatangi para pemain dan ofisial tim. Suasana sempat memanas. Menurut sejumlah saksi, asap dari flare terlihat mengepul di sekitar gawang, menambah nuansa mencekam di stadion. Untungnya, petugas keamanan bergerak cepat. Situasi bisa dikendalikan tanpa ada korban serius yang dilaporkan.
Namun begitu, insiden ini berisiko. Regulasi Liga 1 jelas melarang aksi turun ke lapangan. PSM bisa saja terancam sanksi dari operator kompetisi.
Performanya Jeblok, Pertahanan Bolong
Di atas lapangan, masalahnya terlihat jelas. Tampil di depan pendukung sendiri, PSM justru tampak limbung. Lini pertahanan mereka, yang belakangan ini memang rapuh, bobol empat kali. Persita dengan percaya diri memanfaatkan setiap celah. Padahal, julukan Juku Eja dulu ditakuti. Kini, mereka seperti kehilangan cakar.
Ini bukan kekalahan sekali tembak. Sudah lima laga berjalan, dan hasilnya suram: empat kali kalah dan sekali imbang. Sebelum bentrok dengan Persita, mereka juga takluk dari Persebaya, Persija Jakarta, dan Dewa United. Tren negatif yang mengkhawatirkan.
Artikel Terkait
Istri TNI Bantu Packing, Unggah Momen Haru Jelang Misi Gaza
Real Madrid Tumbang di Bernabéu, Getafe Menang Tipis 1-0
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Surabaya Hari Ini, 3 Maret 2026
Persebaya dan Persib Bermain Imbang 2-2 dalam Laga Sengit di Surabaya