Di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, suasana retret Kabinet Merah Putih pada Selasa (6/1) itu sempat hening. Lalu, Presiden Prabowo Subianto berbicara. Suaranya tegas, menyentuh sebuah program yang kerap jadi bahan olokan: Makan Bergizi Gratis atau MBG. Menurutnya, program ini justru dinanti-nantikan oleh anak-anak di seluruh Indonesia.
“Kita buktikan,” ujar Prabowo, dengan nada meyakinkan.
“Saya sangat yakin, walaupun begitu banyak pakar yang mengejek saya dan tim saya, menyinyir, mereka katakan MBG pasti gagal. Tapi kita buktikan kepada mereka, MBG berhasil. MBG dinantikan oleh semua rakyat.”
Dia tak menyembunyikan perasaannya. Bahkan, ada kesedihan yang ia ungkapkan. Setiap kali blusukan ke daerah, teriakan anak-anak kerap menyambutnya. Mereka bertanya kapan giliran mereka mendapat manfaat MBG. “Saya repot, saya sedih,” katanya, menggambarkan kegelisahan itu.
Di tengah pemaparannya, sebuah video klip diputar. Layar menampilkan iring-iringan kendaraan MBG yang disambut riuh. Wajah-wajah anak-anak di berbagai daerah tampak sumringah, menikmati sajian yang diberikan. Prabowo pun terdiam sejenak, menyimak.
Melihat adegan itu, sang Presiden seolah tak habis pikir. Baginya, antusiasme rakyat kecil adalah bukti nyata yang tak terbantahkan.
“Saya tidak paham,” ujarnya, lantang.
Artikel Terkait
PAN Dorong Jusuf Kalla Sampaikan Kritik Langsung ke Prabowo
Dubes Pakistan: Kepemimpinan Indonesia Bawa Masa Depan Cerah bagi Kelompok D-8
Sekjen D-8: Pakistan, Turki, dan Mesir Jadi Penengah Krusial Antara Iran dan AS
Pemerintah Serahkan Rp31,3 Triliun Hasil Penertiban Kawasan Hutan