Jakarta – Rencana pendanaan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) kembali bergulir. Perusahaan ini bersiap menerbitkan surat utang senilai Rp175 miliar. Ini bukan langkah pertama mereka, tapi bagian dari skema pendanaan yang lebih besar.
Berdasarkan prospektus yang beredar, instrumen yang akan ditawarkan adalah Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2026. Nilainya persis Rp175 miliar. Kalau dirunut, emisi ini masuk dalam program Penawaran Umum Berkelanjutan yang total targetnya mencapai Rp800 miliar.
Sebelumnya, TOBA sudah lebih dulu menjual obligasi. Tahap I tahun 2025 lalu, mereka berhasil menghimpun Rp125 miliar. Lalu, di Tahap II tahun 2026 ini, mereka mendapatkan Rp500 miliar. Jadi, dengan tahap ketiga ini, mereka hampir menyentuh target akhir.
Soal kualitas, Pefindo memberi peringkat idA untuk obligasi terbaru ini. Sederhananya, ini masuk kategori layak investasi dengan risiko kredit yang relatif rendah. PT Sucor Sekuritas ditunjuk sebagai penjamin pelaksana, sementara PT Bank Mega Tbk (MEGA) akan bertindak sebagai wali amanat.
Nah, untuk detail teknisnya, obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dan dijamin secara penuh. Bunganya tetap, yakni 9% per tahun. Jangka waktunya cukup panjang, tujuh tahun sejak tanggal emisi.
Artikel Terkait
Dolar AS Melemah Didorong Kabar Perundingan Damai Israel-Lebanon
Bentrok di Halmahera Tengah Dipicu Hoaks, Bukan Konflik SARA
Serangan Udara di Beirut Bebani Sistem Kesehatan Lebanon yang Sudah Rapuh
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Takut Hadapi Sidang Pencemaran Nama Baik