Hasilnya sudah jelas. Pemilu sela yang digelar Minggu lalu membawa kemenangan telak bagi Perdana Menteri Sanae Takaichi dan partainya, Partai Demokratik Liberal (LDP). Mereka berhasil mengamankan mayoritas dua pertiga di majelis rendah parlemen Jepang. Sebuah pencapaian yang benar-benar luar biasa.
Kemenangan ini bukan sekadar angka. Ini adalah lampu hijau bagi agenda-agenda besar Takaichi. Di satu sisi, janji pemotongan pajak yang sempat menggoyang pasar keuangan kini bisa diwujudkan. Di sisi lain, langkah memperbesar anggaran militer yang tujuannya untuk menangkal pengaruh China juga terbuka lebar.
Perlu diingat, Takaichi baru menjabat sejak Oktober 2025. Dia adalah perdana menteri perempuan pertama Jepang, dan yang kelima dalam kurun lima tahun terakhir. Langkahnya menggelar pemilu sela di musim dingin sebuah langkah yang jarang ternyata adalah tebakan politik yang brilian. Dia memanfaatkan momentum popularitasnya yang sedang melambung tinggi.
Dan tebakan itu membuahkan hasil yang bahkan mungkin melebihi ekspektasi.
Seperti dilaporkan Reuters dan AFP, LDP pimpinannya meraup 316 kursi dari total 465 kursi di majelis rendah. Ini adalah rekor terbaik sepanjang sejarah partai tersebut. Belum lagi dengan dukungan mitra koalisinya, Partai Inovasi Jepang atau Ishin. Secara total, koalisi ini menguasai 352 kursi.
Artikel Terkait
Gempa M 5,2 Guncang Konawe Kepulauan Sulteng
Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Satu Hari untuk Hemat BBM
Bentrokan Dua Kampung Warna-i Festival Kuluwung di Jonggol
Australia Larang Sementara Kedatangan Warga Iran Terkait Konflik Timur Tengah