BRI kembali membagikan keuntungan kepada para pemegang sahamnya. Raksasa perbankan BUMN itu baru saja mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025, yang dihitung berdasarkan laporan keuangan per akhir September lalu.
Nilai totalnya cukup fantastis: Rp20,63 triliun. Kalau dirinci per lembar saham, angkanya mencapai Rp137.
“Perseroan akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 Rp137 per saham,”
Demikian pernyataan resmi direksi BRI yang dirilis Rabu (17/12/2025). Keputusan ini, menurut keterangan mereka, sudah mendapat lampu hijau dari dewan komisaris.
Lalu, dari mana dana sebesar itu berasal? Ternyata, sumbernya adalah kinerja BRI sendiri yang cukup solid. Hingga kuartal ketiga 2025, laba bersih yang diatribusikan ke pemilik induk perusahaan tercatat Rp40,77 triliun. Nah, dividen interim sebesar Rp20,63 triliun tadi mengambil porsi sekitar setengah dari laba tersebut. Atau sederhananya, 50 persen.
Di sisi lain, bagi investor yang menunggu pembagiannya, ada beberapa tanggal penting yang perlu diingat. Pasar akan memasuki periode cum dividen mulai 29 Desember 2025. Sementara itu, daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen (recording date) ditetapkan pada 2 Januari 2026.
Uangnya baru benar-benar cair dan masuk ke rekening investor pada 15 Januari 2026.
Kalau dilihat dari harga saham BRI yang berkisar di Rp3.730 per lembar, pembagian Rp137 per saham ini menawarkan yield menarik. Perkiraan kasar para analis, angkanya bisa mencapai 3,6 persen. Bukan angka yang buruk untuk sekadar menunggu tanggal pembayaran.
Jadi, inilah komitmen BRI untuk membagikan hasil kinerjanya di tengah tahun. Sebuah kabar baik yang tentu dinanti-nanti oleh pasar.
Artikel Terkait
Likuiditas Nasional Tembus Rp10.415 Triliun pada Mei 2026, BI Catat Pertumbuhan M2 Melonjak 10,8 Persen
Dolar AS Menguat, Yen Tertekan Mendekati Level Terendah Empat Dekade
Pemilik Baru SONA Wajib Lakukan Tender Offer, Harga Beli Saham Ditetapkan Rp2.284 per Lembar
Bursa Asia Bervariasi, Nikkei dan Kospi Terkoreksi di Tengah Tekanan Saham Teknologi