Di sisi lain, ada imbauan keras soal barang bawaan. Suporter dilarang membawa benda-benda berbahaya seperti senjata tajam, flare, petasan, hingga minuman keras. Bambu atau kayu untuk tiang bendera juga termasuk dalam daftar terlarang.
“Kami melarang keras adanya barang-barang berbahaya di dalam stadion,” kata dia.
“Kami juga mengimbau suporter untuk menjaga fasilitas umum dan tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, seperti copet dan jambret.”
Nah, soal keamanan pribadi, polisi mengingatkan penonton untuk lebih teliti menjaga HP, dompet, atau perhiasan yang dibawa. Intinya sih, tetap waspada dan tertib. Jika ada yang kedapatan bersikap anarkis atau membawa barang terlarang, tindakan tegas sudah menunggu.
Bagi masyarakat umum yang tidak menonton, ada baiknya mencari jalur alternatif. Lalu lintas di sekitar SUGBK bakal diatur secara situasional, menyesuaikan kepadatan di lapangan.
“Kami berharap adanya kerja sama dari seluruh pihak agar pertandingan ini dapat berjalan dengan lancar dan menjadi hiburan yang aman serta menyenangkan bagi semua,” pungkas Susatyo menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Pemulihan Pasca Bencana Aceh Capai 91 Persen, Fokus Beralih ke Pemulihan Sosial-Ekonomi
Dua Penumpang Lompat dari Angkot Usai Dibegal di Medan, Satu Kritis
Korban Penyiraman Air Keras dari KontraS Desak Pengadilan Umum untuk Pelaku dari BAIS TNI
Slot Akui Superioritas PSG Usai Liverpool Tunduk 2-0 di Parc des Princes