kata seorang pejabat senior setempat yang enggan disebut namanya.
Dia menambahkan, para personel penegak hukum, termasuk tentara dan polisi, langsung bergerak cepat. Area sekitar markas segera ditutup dan situasi ditangani dengan sangat hati-hati. Kecurigaan menguat bahwa masih ada beberapa teroris yang bersembunyi di dalam markas. Maklum saja, lokasinya memang di area padat penduduk di ibu kota Provinsi Khyber Pakhtunkhwa ini.
Seorang warga, Safdar Khan, menggambarkan suasana saat itu. "Ruas jalanan telah ditutup untuk lalu lintas dan ditutup oleh tentara, polisi, dan para personel (keamanan),"
ujarnya. Pemandangan yang membuat hati was-was.
Artikel Terkait
Angkot Ugal-ugalan di Bogor Diamankan, Sopirnya Masih Buron
Tito Karnavian Nyaris Lupa Menkeu dalam Rapat Satgas Bencana
Dasco Serahkan Kendali Penanganan Bencana Sumatera ke Tito
Pasca-Bencana Aceh, Empat Masalah Pokok Jadi Fokus Rapat Koordinasi