kata seorang pejabat senior setempat yang enggan disebut namanya.
Dia menambahkan, para personel penegak hukum, termasuk tentara dan polisi, langsung bergerak cepat. Area sekitar markas segera ditutup dan situasi ditangani dengan sangat hati-hati. Kecurigaan menguat bahwa masih ada beberapa teroris yang bersembunyi di dalam markas. Maklum saja, lokasinya memang di area padat penduduk di ibu kota Provinsi Khyber Pakhtunkhwa ini.
Seorang warga, Safdar Khan, menggambarkan suasana saat itu. "Ruas jalanan telah ditutup untuk lalu lintas dan ditutup oleh tentara, polisi, dan para personel (keamanan),"
ujarnya. Pemandangan yang membuat hati was-was.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Serukan Kewajiban Moral Kolektif dalam Festival Seni Konservasi Gajah
12 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK di Jakarta, Termasuk Adik Bupati
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka, Sita Uang Rp335 Juta dan Sepatu Louis Vuitton Rp129 Juta
KPK Ungkap Kepala OPD di Tulungagung Terpaksa Berutang Penuhi Jatah Bupati