Sri Mulyoni Bongkar Fakta Mengejutkan: Kereta Cepat Whoosh Rugi Rp 6 Triliun/Tahun, Usul Jokowi Jadi Komisaris Utama!

- Minggu, 26 Oktober 2025 | 08:20 WIB
Sri Mulyoni Bongkar Fakta Mengejutkan: Kereta Cepat Whoosh Rugi Rp 6 Triliun/Tahun, Usul Jokowi Jadi Komisaris Utama!
Proyek Kereta Cepat Whoosh Rugi? Sri Mulyono PKN Soroti Kerugian dan Usul Jokowi Jadi Komisaris Utama

Proyek Kereta Cepat Whoosh Rugi? Sri Mulyono PKN Soroti Kerugian dan Usul Jokowi Jadi Komisaris Utama

Sekjen Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Sri Mulyono, menyatakan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) harus ikut bertanggung jawab atas beban kerugian yang dialami oleh proyek Kereta Cepat Whoosh.

Sri Mulyono mengungkapkan data keuangan yang mencengangkan. "Whoosh itu setiap tahun tekor Rp 4,2 triliun, ditambah kewajiban bayar bunga utang Rp 2 triliun tiap tahun. Jadi setiap tahun kereta cepat itu minus Rp 6 triliun per tahun selama 60 tahun. Kalau begini terus, dari mana bayarnya?" ujarnya dalam pernyataan yang diunggah di video RMOL, Jumat, 24 Oktober 2025.

Menurut analisanya, proyek kereta cepat ini sejak awal diinisiasi oleh Jokowi, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan mantan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Berdasarkan hal tersebut, Sri Mulyono pun mengajukan usulan yang tidak biasa. Ia menyarankan agar Jokowi ditunjuk sebagai Komisaris Utama dan Luhut Pandjaitan sebagai Direktur Utama perusahaan pengelola Whoosh untuk menyelesaikan persoalan yang ada.

"Karena mereka yang menginisiasi dan memaksakan proyek ini, ya mereka juga yang harus menyelesaikannya. Maka saya sarankan Pak Jokowi jadi Komisaris Utama, Pak Luhut jadi Direktur Utama Whoosh, Bu Rini Soemarno jadi Direktur Keuangan, dan Budi Karya jadi Direktur Operasi," jelas Sri Mulyono.

Selain itu, ia juga menyoroti penolakan Menteri Keuangan Purbaya Yudho Sadewo terhadap penggunaan APBN untuk menutup defisit Whoosh. Sementara itu, skema pendanaan alternatif melalui Danantara dinilai masih belum jelas kepastiannya.

Video pernyataan lengkap Sri Mulyono mengenai isu kerugian Kereta Cepat Whoosh ini dapat disimak untuk informasi lebih detail.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar