Peringatan Bahaya bagi Industri Televisi
KH Masduki Baidlowi memperingatkan bahwa membiarkan situasi ini berlarut-larut sangat berbahaya bagi masa depan industri pertelevisian Indonesia. Pola pikir yang tidak inklusif dan sinis dapat memicu terulangnya insiden serupa di masa depan.
"Kalau misalnya pemahaman yang seperti itu dibiarkan bertumbuh kembang di dunia pertelevisian, kita hanya akan menunggu waktu nanti suatu saat akan muncul kembali kejadian serupa," tegasnya lagi.
Ia menambahkan bahwa industri televisi, sebagai media yang memiliki jangkauan luas, justru membutuhkan pandangan yang inklusif dan harus mengedepankan toleransi terhadap segala perbedaan.
"Jangan sinis terhadap pemahaman orang lain," tandasnya.
Artikel Terkait
Remaja Nekat Bobol Rel Stasiun Jatinegara, Barang Bukti Ditinggal di Trotoar
Roy Suryo Tampil Mewah di Polda, Polemik Ijazah Jokowi Kembali Menghangat
Di Tengah Duka, Ibrahim Raih 94 Persen di Ujian SMA Gaza
Kapal Rumah Sakit Nusa Waluya II: Jawaban Bagi Ribuan Warga Terpencil Raja Ampat