Peringatan Bahaya bagi Industri Televisi
KH Masduki Baidlowi memperingatkan bahwa membiarkan situasi ini berlarut-larut sangat berbahaya bagi masa depan industri pertelevisian Indonesia. Pola pikir yang tidak inklusif dan sinis dapat memicu terulangnya insiden serupa di masa depan.
"Kalau misalnya pemahaman yang seperti itu dibiarkan bertumbuh kembang di dunia pertelevisian, kita hanya akan menunggu waktu nanti suatu saat akan muncul kembali kejadian serupa," tegasnya lagi.
Ia menambahkan bahwa industri televisi, sebagai media yang memiliki jangkauan luas, justru membutuhkan pandangan yang inklusif dan harus mengedepankan toleransi terhadap segala perbedaan.
"Jangan sinis terhadap pemahaman orang lain," tandasnya.
Artikel Terkait
IHSG Melemah 0,37%, Analis Soroti Potensi Koreksi dan Peluang Penguatan
BSI Gelar Festival Ramadan di Makassar, Tawarkan Diskon Umrah hingga DP 0% Kendaraan
IJTI Peringatkan Perjanjian Dagang RI-AS Ancam Media Nasional
Pembentukan DOB Luwu Raya Tertunda, Tunggu Regulasi dan Keputusan Pusat