Di Kampung Asyaf, nahas terjadi. Kedua kendaraan diduga kurang hati-hati. Ada satu faktor krusial lain: pengendara motor diduga sedang di bawah pengaruh alkohol. Kombinasi itu, sayangnya, berakhir tragis.
Selain urusan prosedur, polisi juga menunjukkan empati. Mereka mendatangi rumah duka korban, berkoordinasi dengan keluarga dan pihak rumah sakit. Upaya ini untuk memastikan semua proses berjalan dengan baik.
Hingga saat ini, penyelidikan masih digarap tuntas oleh Unit Laka Sat Lantas Polres Sarmi. Sopir bus sendiri sudah diamankan di Rutan Polres untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Kasat Lantas Polres Sarmi, IPTU Ferisano D Worumi, menegaskan komitmennya.
"Kami akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan," ujarnya.
Ia juga tak lupa mengingatkan, "Untuk masyarakat, selalu utamakan keselamatan. Patuhi aturan di jalan."
Artikel Terkait
Ritual Mattompang Arajang Warnai Peringatan Hari Jadi Bone ke-696
HUT Bone ke-696 Jadi Momentum Genjot Pembangunan Infrastruktur
Kiai Ilyas Desak Penyelesaian Kasus KM 50 dan Vina dalam Istighotsah Kubro Cirebon
Cooper Flagg Cetak 45 Poin, Bawa Mavericks Taklukkan Lakers di Laga Sengit