Perwakilan keluarga korban, Ari Samsul, menyampaikan dugaan awal penyebab musibah ini. Katanya, informasi itu dia terima langsung dari anak salah satu korban.
"Dapat kabar dari anak korban, katanya mobil rem blong dalam perjalanan pulang ke Karawang dari Tasikmalaya lewat Pangandaran lalu dibuangnya ke Majalengka," jelasnya, Selasa (24/3/2026).
Dia menegaskan kondisi mengerikan yang terjadi di turunan.
"Pas turunan rem blong, enam orang tewas dengan sopir," ucapnya dengan nada berat.
"Ini rombongan keluarga. Ada kakek, menantu, semuanya keluarga dari pulang mudik," tambahnya, melukiskan betapa pahitnya musibah ini.
Korban jiwa dalam peristiwa ini benar-benar enam orang. Sementara itu, lima belas penumpang lainnya mengalami cedera dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Harapan keluarga sekarang sederhana tapi mendesak: seluruh korban, baik yang meninggal maupun yang luka, bisa segera dibawa pulang ke Karawang untuk penanganan dan proses selanjutnya.
Artikel Terkait
Pembelajaran Daring untuk Hemat Energi Dikritik, Legislator Ingatkan Risiko Learning Loss
Tabrakan Beruntun Empat Mobil Perparah Kemacetan Arus Balik di Tol Cipali
Anggota DPR: Geliat Ekonomi Mudik Lebaran Capai Ratusan Triliun Rupiah
Warriors Menang Dramatis atas Mavericks, Moses Moody Cedera Serius di Overtime