Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkapkan filosofi hidup mendalam melalui simbol matahari dan bulan. Penjelasan ini terkait dengan karya lukisannya yang menghiasi sampul buku terbaru 'The Mentor: 9 Purnama di Sisi SBY' karya Merry Riana.
Dalam acara peluncuran buku yang digelar di Midplaza Ayana, Jakarta Selatan, SBY memaparkan bahwa lukisannya merepresentasikan keseimbangan mutlak antara kekuasaan dan kedamaian. Konsep ini menjadi pesan universal yang relevan bagi semua kalangan.
"Lukisan ini bercerita tentang bulan, khususnya bulan purnama. Dalam perjalanan hidup, ada simbol kekuatan dan sumber kehidupan, yaitu matahari. Sesuatu yang sangat vital bagi seluruh makhluk di bumi," ujar SBY.
Mantan Presiden RI tersebut melanjutkan, bahwa setelah seseorang berkecimpung dalam dunia kekuasaan dan dinamikanya, akan tiba masa di mana ketenangan dan kedamaian jiwa menjadi sebuah kebutuhan yang paling hakiki.
"Namun, ada satu fase setelah kita bergulat dengan power, kekuasaan, dan kekuatan. Kita justru membutuhkan kedamaian, keteduhan, dan peace. Inilah yang kita ibaratkan sebagai rembulan atau moon," jelas SBY lebih lanjut.
Artikel Terkait
Vinicius dan Camavinga Santai Berbincang Usai Prancis Kalahkan Brasil
Macet Parah Landa Tanjung Bunga Imbas Pensi Smansa 2026 yang Dihadiri Ribuan Penonton
Timnas Indonesia Hancurkan Saint Kitts dan Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Pejabat AS