Jakarta masih panas, tapi di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), ada rencana yang sedang digodok untuk menjawab persoalan klasik ibu kota dan kota-kota besar lainnya: rumah yang layak dan terjangkau. Menteri PKP, Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara baru saja mengumumkan persiapan skema rumah susun atau rusun subsidi. Kali ini, pemerintah menggandeng Danantara.
“Kami akan segera persiapkan,” ujar Ara dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (8/2/2026).
“Saya akan bertemu dengan Pak Rosan untuk mempersiapkan skema-skemanya dengan Danantara. Mohon doanya, mudah-mudahan sebentar lagi ada kabar baik,” tambahnya, dilansir dari Antara.
Intinya, pemerintah sedang menyiapkan skema rusun subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan. Ini bukan hal baru, tapi kali ini ada nuansa kolaborasi yang lebih kuat dengan swasta. Menurut Ara, kerja sama dengan pihak seperti Danantara ini penting untuk mempercepat penyediaan hunian layak. Soalnya, lahan di kota-kota besar sudah semakin sempit dan mahal.
Nah, di tahun 2026 ini, fokus Kementerian PKP memang akan banyak diarahkan ke pembangunan rumah susun subsidi di kota. Program ini dirancang untuk menjangkau masyarakat kecil, termasuk para pekerja sektor informal yang sering kesulitan mengakses kredit perumahan konvensional. Harapannya, mereka bisa punya hunian layak dengan harga terjangkau di lokasi yang strategis, dekat dengan tempat kerja.
“Presiden Prabowo selalu menekankan agar seluruh program pemerintah benar-benar berdampak bagi rakyat kecil,” kata Ara.
Artikel Terkait
Satgas PRR Tetapkan Normalisasi 146 Sungai di Tiga Provinsi sebagai Prioritas Pascabencana
Kawasan Kota Tua Jakarta Catat 23 Ribu Pengunjung di Puncak Libur Lebaran
Pemerintah Kaji WFH untuk Hemat BBM, Anggota DPR Ingatkan Syarat Efektivitas
TNI Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit Penanganan Bencana dan Penjaga Perbatasan