JAKARTA – Sejarah baru saja ditorehkan. Di hadapan puluhan ribu pasang mata di Indonesia Arena, Sabtu (7/2/2026) malam lalu, Timnas Futsal Indonesia nyaris mencipta keajaiban. Iran, sang raja Asia, akhirnya menang tipis 5-4 lewat drama adu penalti usai pertandingan seri 5-5. Tapi, gelar runner up itu sendiri sudah seperti emas. Posisi kedua di Piala Asia 2026 itu adalah pencapaian tertinggi sepanjang sejarah Garuda Futsal.
Hebohnya, pencapaian gemilang itu langsung memantik satu pertanyaan besar di benak publik: Bagaimana dengan masa depan pelatihnya, Hector Souto? Nah, Federasi Futsal Indonesia (FFI) punya jawaban yang tegas dan melegakan.
Ketua Umum FFI, Michael Victor Sianipar, dengan lugas menepis segala spekulasi. Usai laga final yang mencekam itu, dia memastikan posisi sang arsitek asal Spanyol itu aman terkendali.
"Kontrak (Hector Souto) kan sudah," ujar Michael.
Lalu dia melanjutkan, "Sudah kita perpanjang sebenarnya sampai 2028, sampai Piala Dunia (2028)."
Jadi, perpanjangan kontrak itu bukanlah reaksi spontan gegara kesuksesan di Piala Asia. Rupanya, keputusan penting itu sudah diambil FFI jauh sebelumnya, tepatnya di pertengahan 2025. Mereka punya alasan kuat. Rekam jejak Souto selama ini memang berbicara.
Artikel Terkait
Mercedes Incar Hattrick, Ferrari Siap Gagalkan Dominasi di F1 GP Jepang 2026
PSS Sleman Jaga Momentum Usai Libur, Siap Hadapi Kendal Tornado
Veda Ega Pratama Perkuat Julukan Baby Alien Usai Catat Lap Tercepat di Moto3 Brasil
Persebaya Evaluasi Lini Belakang, Rekrut Kiper Baru Jadi Opsi