Mentalitas juara kembali diperlihatkan Al Hilal saat menaklukkan Al Kholood dengan skor dramatis 2-1 pada partai final King’s Cup 2026, Sabtu dinihari (09/05/2026). Laga yang berlangsung panas sejak menit awal itu menjadi salah satu pertandingan terbaik musim ini, di mana Al Kholood sempat membuat kejutan besar dengan unggul cepat. Namun, pengalaman dan kualitas skuad Al Hilal akhirnya menjadi pembeda hingga mereka sukses membalikkan keadaan sebelum turun minum. Kemenangan ini sekaligus menjadi trofi penting pertama bagi pelatih anyar Simone Inzaghi sejak resmi menangani klub pada awal musim 2026.
Pertandingan baru berjalan empat menit ketika publik dikejutkan gol cepat dari striker Al Kholood, Ramiro Enrique. Penyerang asal Argentina itu sukses memanfaatkan celah di lini belakang Al Hilal sebelum menaklukkan kiper andalan Yassine Bounou. Gol tersebut membuat pertandingan berjalan semakin terbuka. Al Kholood tampil percaya diri dan beberapa kali mampu merepotkan pertahanan Al Hilal melalui serangan balik cepat. Sementara itu, Al Hilal yang tampil dengan dominasi penguasaan bola terlihat sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat lawannya.
Meski demikian, kualitas pemain bintang yang dimiliki Al Hilal perlahan mulai terlihat menjelang akhir babak pertama. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-42. Gelandang nasional Arab Saudi, Nasser Al-Dawsari, berhasil mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Hanya beberapa menit berselang, Al Hilal berhasil membalikkan keadaan lewat aksi bek bintang asal Prancis, Theo Hernandez, yang melepaskan tembakan keras gagal dihentikan kiper Al Kholood. Skor 2-1 untuk Al Hilal bertahan hingga turun minum dan menjadi titik balik kemenangan klub asal Riyadh tersebut.
Pada babak kedua, Al Kholood mencoba bangkit dan tampil lebih agresif. Namun, lini pertahanan Al Hilal tampil disiplin hingga berhasil menjaga keunggulan sampai peluit panjang dibunyikan. Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi Simone Inzaghi yang baru beberapa bulan menangani Al Hilal. Pelatih asal Italia itu dinilai sukses membawa mental juara dan permainan lebih agresif ke dalam skuad. Sejak kedatangannya, Al Hilal memang tampil lebih konsisten di berbagai kompetisi domestik.
Final King’s Cup 2026 menjadi bukti bahwa Al Hilal masih menjadi kekuatan utama sepak bola Arab Saudi. Selain itu, kemenangan ini semakin mempertegas dominasi Al Hilal atas Al Kholood musim ini. Sebelumnya, Al Hilal juga berhasil menang besar pada pertemuan di Saudi Pro League. Musim 2026 juga menjadi era baru bagi Al Hilal setelah kedatangan striker veteran asal Prancis, Karim Benzema. Kehadiran mantan bintang Real Madrid tersebut membuat lini depan Al Hilal semakin menakutkan. Meski belum tampil maksimal di final, Benzema tetap memberi pengaruh besar terhadap permainan tim lewat pengalaman dan pergerakannya di lini serang.
Dengan gelar King’s Cup kini di tangan, Al Hilal diprediksi semakin percaya diri menghadapi sisa musim 2026. Mereka masih bersaing ketat dalam perebutan gelar Saudi Pro League serta menargetkan prestasi besar di kompetisi Asia. Sementara bagi Al Kholood, kekalahan ini tetap menjadi catatan positif karena mereka mampu memberi perlawanan sengit kepada salah satu klub terbaik Asia.
Artikel Terkait
Polisi Selidiki Kebakaran Hanguskan Bekas Puskesmas di Lombok Timur
Peradi Profesional Resmi Berbadan Hukum, Targetkan Standar Baru Profesi Advokat
17 Pendaki Selamat dari Erupsi Gunung Dukono, Tiga Orang Masih Dicari
PSBS Biak Dihancurkan Dewa United 0-5, Alex Martins Cetak Hattrick