Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengunjungi Gorontalo pada Sabtu, 9 Mei 2026, setelah menyelesaikan rangkaian agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Filipina. Dalam kunjungan kerja tersebut, kepala negara diagendakan untuk meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih yang berlokasi di Kelurahan Leato, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.
Kepastian kedatangan Presiden Prabowo disampaikan langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima informasi resmi mengenai rencana kunjungan tersebut sejak Selasa lalu. “Malam harinya, kami sudah melakukan rapat pimpinan untuk persiapan namun situasinya masih dinamis,” jelas Gusnar dalam keterangannya, Jumat, 8 Mei 2026.
Persiapan penyambutan pun telah dilakukan secara matang. Tim Pengamanan Presiden atau Paspampres, menurut Gusnar, sudah turun ke lapangan untuk mengecek berbagai aspek keamanan dan kelancaran acara. Selain itu, Gubernur Gusnar juga telah meninjau langsung lokasi Kampung Nelayan Merah Putih guna memastikan kesiapan tempat peresmian.
Di sisi lain, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, juga telah berkunjung ke lokasi tersebut sebelumnya untuk memverifikasi kesiapan teknis dan infrastruktur. Hal ini menunjukkan bahwa proyek Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir.
Sementara itu, hingga Jumat malam, Presiden Prabowo masih berada di Cebu, Filipina. Kehadirannya dalam jamuan makan malam atau gala dinner menjadi bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN, yang mempertemukan para pemimpin negara di kawasan Asia Tenggara. Pertemuan tersebut bertujuan mempererat kerja sama dan solidaritas regional di tengah berbagai tantangan global maupun kawasan.
Artikel Terkait
AS Rilis Ribuan Dokumen Rahasia UFO untuk Publik, Pertama dalam Sejarah
Korban Tewas Ledakan Pabrik Petasan di Hunan Bertambah Jadi 37 Orang, Polisi Tahan Delapan Tersangka
UGM Digugat ke PTUN soal Ijazah Jokowi, Kelompok Bonjowi Tuding Kampus Jadi Tameng
Hutama Karya Gandeng Kejaksaan Agung Percepat Pembebasan Lahan Tiga Ruas Tol Trans Sumatera