Penalti Gagal di Babak Pertama, Timnas Indonesia U-17 Takluk 0-2 dari Qatar di Laga Perdana Piala Asia

- Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00 WIB
Penalti Gagal di Babak Pertama, Timnas Indonesia U-17 Takluk 0-2 dari Qatar di Laga Perdana Piala Asia

Kegagalan mengeksekusi penalti di babak pertama menjadi titik balik yang merugikan Timnas Indonesia U-17 saat mereka harus menyerah 0-2 dari Qatar U-17 dalam laga perdana Grup B Piala Asia U-17 2026. Pertandingan yang berlangsung di King Abdullah Sports City Training Stadium, Sabtu (9/5/2026) malam WIB, itu memperlihatkan bagaimana peluang emas yang terbuang sia-sia berujung pada kekalahan yang pahit bagi Garuda Asia.

Sejak menit awal, anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto justru tampil percaya diri dan berani memberikan tekanan. Mereka beberapa kali mengancam pertahanan Qatar, termasuk menciptakan dua peluang emas dalam lima menit pertama. Namun, upaya pemain Merah Putih masih mampu diblok barisan belakang lawan, sementara satu peluang lainnya hanya melenceng tipis di sisi kiri gawang.

Meski Qatar mencoba mendominasi penguasaan bola, Indonesia tidak gentar. Kegigihan Garuda Asia akhirnya membuahkan hadiah penalti pada menit ke-14 setelah bola mengenai tangan pemain belakang Qatar di kotak terlarang. Wasit pun langsung menunjuk titik putih.

Mathew Baker yang maju sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya ke sisi kiri gawang mampu dibaca dan ditepis penjaga gawang Qatar. Kegagalan tersebut langsung mengubah ritme permainan.

Momentum Indonesia perlahan menurun setelah penalti gagal itu. Qatar mulai berani keluar menekan pertahanan Garuda Asia. Antara menit ke-35 hingga ke-40, Qatar beberapa kali mengancam gawang Indonesia, namun lini belakang Merah Putih masih sigap menggagalkan serangan lawan. Menjelang turun minum, Indonesia kembali mendapat peluang melalui Dafa pada menit ke-45, tetapi tembakannya masih melebar tipis di sisi kanan gawang. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.

Petaka bagi Indonesia datang pada menit ke-57. Samuel sukses membawa Qatar unggul 1-0 lewat sontekan di depan gawang setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Garuda Asia. Keunggulan Qatar kemudian bertambah pada menit ke-67 melalui gol Dhiaddine Larbi. Serangan dari sisi kanan pertahanan Indonesia berujung umpan silang yang justru mengarah ke gawang, mengenai tiang, lalu masuk menjadi gol.

Tertinggal dua gol, Indonesia mencoba bangkit. Pada menit ke-72, Mathew Baker melepaskan tembakan keras, tetapi bola masih melambung di atas mistar. Peluang emas kembali didapat pada menit ke-87 ketika Chico Jericho menerima umpan matang dari Baker, namun sontekannya masih mampu diamankan penjaga gawang Qatar. Di masa injury time, giliran Miraj Sulaeman yang memperoleh kesempatan, tetapi tembakannya pada menit ke-90 3 kembali digagalkan kiper lawan.

Drama terjadi menjelang laga berakhir. Pemain Qatar, Amr Muhammad, mendapat kartu merah pada menit ke-90 5 setelah memukul pemain Indonesia. Qatar pun harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain. Meski unggul jumlah pemain di akhir laga, Timnas Indonesia U-17 gagal memanfaatkan situasi tersebut. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 2-0 untuk kemenangan Qatar.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar