Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy resmi mengemban amanat baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Penunjukan perwira tinggi yang dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang intelijen ini tertuang dalam Surat Telegram Rahasia nomor ST/960/KEP.2026 yang ditandatangani Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri, Irjen Anwar, pada 7 Mei 2026.
Djati merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991. Sebelum memimpin Polda Sumatera Barat, jenderal bintang dua tersebut menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara. Pengalaman panjang di dunia intelijen menjadi salah satu modal utama yang mewarnai perjalanan kariernya di Korps Bhayangkara.
Selama bertugas, ia telah menduduki sejumlah posisi strategis, baik di tingkat daerah maupun di Markas Besar Polri. Dalam riwayat pendidikannya, Djati tercatat menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2002, Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) pada 2009, serta Sespimti pada 2019.
Karier Djati dimulai dari berbagai penugasan di wilayah Kalimantan Tengah. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Barito Selatan Polda Kalimantan Tengah pada periode 2011 hingga 2012. Setahun kemudian, ia dipercaya sebagai Wakil Direktur Intelkam Polda Kalimantan Tengah hingga 2014.
Sementara itu, kariernya terus menanjak setelah dipercaya menjadi Direktur Intelkam Polda Riau pada 2014 hingga 2016. Selanjutnya, ia mengemban sejumlah jabatan di Baintelkam Polri, mulai dari Kasubdit I Ditsosbud hingga Analis Utama Tingkat I Baintelkam Polri.
Pada 2020, Djati menjabat sebagai Kepala Bidang Kerja Sama Luar Negeri (Kabidkerma) Baintelkam Polri sebelum dipercaya menjadi Direktur Intelkam Polda Jawa Tengah pada periode 2020 hingga 2021. Ia kemudian mengemban tugas sebagai Direktur Keamanan Khusus (Dirkamsus) Baintelkam Polri pada 2021 hingga 2024.
Di sisi lain, Djati juga pernah dipercaya sebagai Wakapolda Kalimantan Timur pada 2024, lalu dipromosikan menjadi Wakapolda Metro Jaya pada periode 2024 hingga 2025. Kariernya kembali menanjak setelah ditunjuk sebagai Kapolda Kalimantan Utara pada 2025 hingga awal 2026.
Kini, dengan pengalaman luas di bidang intelijen dan kepemimpinan daerah, Djati dipercaya melanjutkan pengabdiannya sebagai Kapolda Sumatera Barat. Mutasi ini menjadi bagian dari penyegaran di jajaran kepolisian guna menjawab tantangan tugas ke depan.
Artikel Terkait
Komdigi Siap Fasilitasi Akses Internet di 19 Titik Blankspot Jember untuk Dukung Pendidikan
Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Langsung Diwarnai Saling Tuduh Pelanggaran
Garudayaksa Juarai Pegadaian Championship Usai Kalahkan PSS Sleman Lewat Adu Penalti
Pomelo Luncurkan Kampanye ‘Share The Style’, Ajak Pelanggan Donasikan Pakaian Pre-Loved Demi Fesyen Berkelanjutan