Pomelo Luncurkan Kampanye ‘Share The Style’, Ajak Pelanggan Donasikan Pakaian Pre-Loved Demi Fesyen Berkelanjutan

- Minggu, 10 Mei 2026 | 03:30 WIB
Pomelo Luncurkan Kampanye ‘Share The Style’, Ajak Pelanggan Donasikan Pakaian Pre-Loved Demi Fesyen Berkelanjutan

Fashion pre-loved tidak lagi dipandang sebagai sekadar tren sementara yang datang dan pergi. Gaya hidup berbagi pakaian bekas layak pakai justru semakin diminati karena dinilai lebih ramah lingkungan sekaligus mencerminkan cara berpakaian yang lebih sadar dan bertanggung jawab.

Fenomena ini terlihat dari kampanye terbaru yang digagas oleh Pomelo, sebuah jenama fesyen asal Thailand. Bertajuk “Share The Style”, program tersebut mulai dijalankan di seluruh jaringan toko offline mereka di Indonesia. Melalui inisiatif ini, pelanggan diajak untuk mendonasikan pakaian pre-loved guna memperpanjang siklus penggunaannya, baik melalui jalur donasi, penjualan kembali, maupun proses daur ulang.

Tren fesyen pre-loved belakangan ini semakin dekat dengan gaya hidup perempuan urban yang mulai mengurangi kebiasaan konsumtif dan lebih selektif dalam berbelanja pakaian. Bukan sekadar soal mengikuti mode, tetapi juga tentang bagaimana pakaian bisa memiliki nilai dan fungsi yang lebih panjang. Pelanggan yang membawa pakaian pre-loved ke toko Pomelo akan mendapatkan voucher senilai Rp50 ribu sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Seluruh pakaian yang terkumpul nantinya akan melalui proses kurasi dan dibagi ke dalam tiga kategori utama. Pakaian yang masih layak pakai akan disalurkan melalui jalur donasi. Sementara itu, item dengan kondisi sangat baik akan masuk ke dalam proses resell. Adapun pakaian yang sudah tidak layak digunakan akan didaur ulang menjadi material baru yang lebih bermanfaat.

Untuk mendukung proses tersebut, Pomelo bekerja sama dengan Cinta Laura Foundation dalam hal penyaluran donasi serta Rantai Textile Lestari untuk pengelolaan daur ulang tekstil dan item resell. Jessica Kiunnedy, Head of Marketing Pomelo Indonesia, mengatakan bahwa kampanye ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan fesyen yang lebih bermakna.

“Kami percaya bahwa fashion memiliki peran yang lebih besar dari sekadar gaya. Melalui ‘Share The Style’, kami mengajak masyarakat di Indonesia untuk tetap tampil percaya diri sambil berkontribusi dalam perjalanan menuju masa depan fashion yang lebih berkelanjutan. Setiap pakaian yang didonasikan membawa makna, sebagai bentuk dukungan nyata bagi mereka yang membutuhkan dan membuat langkah kecil menjadi dampak yang lebih besar,” ujar Jessica.

Di sisi lain, meningkatnya minat terhadap fesyen pre-loved tidak lepas dari perubahan gaya hidup generasi muda yang kini lebih terbuka terhadap konsep sustainable fashion. Banyak orang mulai memilah pakaian di lemari mereka dan memilih mendonasikan item yang sudah jarang digunakan dibanding membuangnya begitu saja. Selain lebih ramah lingkungan, kebiasaan ini juga dianggap membantu memperpanjang umur pakaian dan mengurangi limbah tekstil yang terus meningkat setiap tahun.

Pomelo sendiri dikenal sebagai jenama fesyen asal Thailand yang fokus menghadirkan pengalaman belanja omnichannel di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Saat ini, Pomelo memiliki sembilan toko offline di Indonesia dan hadir di berbagai platform digital seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Zalora.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar