Malam itu di Semarang, kekacauan kecil sempat mengganggu ritme perjalanan kereta api. Sebuah truk trailer yang mengangkut alat berat, nyangkut di perlintasan sebidang JPL 5 Kaligawe. Kejadian Senin (9/3/2026) malam itu langsung berimbas: sejumlah perjalanan KA di wilayah Daop 4 Semarang pun terganggu.
Menurut Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, informasi pertama diterima petugas PPKA Stasiun Alastua hampir tengah malam.
Jelasnya, seperti dikutip dari iNews Semarang, Selasa (10/3/2026). Lokasinya persis di petak antara Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Alastua, tepatnya di KM 2 800. Untuk sementara, semua perjalanan kereta dihentikan. Soal keselamatan, tak bisa ditawar-tawar.
Nah, begitu laporan masuk, petugas KAI langsung bergerak. Mereka berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengevakuasi truk yang menghalangi rel itu. Bahkan, sebuah lokomotif penolong (NR) dikirim khusus ke lokasi untuk membantu prosesnya. Butuh waktu beberapa jam untuk mengatasi masalah ini.
Setelah upaya bersama, baru sekitar pukul 02.53 WIB situasi bisa dikendalikan.
kata Luqman.
Namun begitu, dampaknya sudah terlanjur meluas. Sepuluh perjalanan kereta api harus menelan keterlambatan. Beberapa di antaranya cukup signifikan. KA Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasarturi-Gambir), misalnya, molor hingga 184 menit. KA Majapahit (Malang-Pasarsenen) tertunda 143 menit, disusul KA Sembrani (Gambir-Surabaya Pasarturi) yang terlambat 125 menit.
Artikel Terkait
Gunung Tambora Naik Status Jadi Waspada, Aktivitas Gempa Vulkanik Meningkat
Harga Emas Batangan Pegadaian Naik Signifikan, Tembus Rp3 Jutaan per Gram
Mantan Pj Gubernur Sulsel Ditahan, Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rugikan Negara Rp50 Miliar
BBPJN Targetkan Tutup Lubang Jalan Nasional Sulsel Sebelum 10 Maret Jelang Mudik