Di tengah acara 'Doa Bersama untuk Negara dan Santunan 1.000 Anak Yatim' yang digelar BISON Indonesia di Serang, Minggu lalu, Gubernur Banten Andra Soni kembali menegaskan komitmennya. Program Sekolah Gratis, menurutnya, adalah prioritas mutlak. Ia dan Wagub Achmad Dimyati Natakusumah bertekad mendekatkan akses pendidikan, terutama bagi keluarga yang seret biaya.
“Saya sering jumpai anak-anak yang terpaksa putus sekolah karena urusan finansial. Nah, program ini kami hadirkan untuk memenuhi hak mereka,” ujar Andra.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam keterangan tertulisnya pada Senin (9/3/2026), menanggapi antusiasme dari acara sehari sebelumnya.
Faktanya, program untuk SMA, SMK, dan SKh swasta itu sudah berjalan sejak tahun ajaran 2025-2026. Angkanya cukup signifikan: lebih dari 60 ribu siswa di 801 sekolah swasta se-Banten sudah merasakan manfaatnya. Intinya, orang tua tak perlu lagi pusing memikirkan uang sekolah. Pemprov yang menanggung.
“Orang tua tidak perlu lagi memikirkan biaya sekolah karena sudah ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Banten,” tegasnya.
Tak cuma di sekolah swasta. Di sisi lain, Pemprov juga telah mengoperasikan empat unit Sekolah Rakyat program prioritas Presiden Prabowo. Lokasinya tersebar di Serang, Lebak, dan Tangerang Selatan. Fasilitas ini memang dikhususkan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Artikel Terkait
Tiga Tewas dalam Kecelakaan Pikap Penuh Penumpang di Kebumen
Nadiem Bantah Tuduhan Pemerkayaan Rp6 Triliun dari SPT Pajak di Sidang Chromebook
Wali Kota Solo Pastikan Pengawasan Ketat untuk Program Makan Bergizi Gratis
Terdakwa Kasus Mutilasi Tiara Ungkap Motif: Emosi yang Menumpuk