“Capaian ini adalah hasil kerja keras kita semua. Saya hanya bagian kecil dari keberhasilan ini,” ucapnya dengan rendah hati.
Dirinya mengakui, peran KKSS dalam meraih swasembada itu sangat besar. “Tidak ada keberhasilan yang berdiri tunggal, pasti ada orang-orang hebat di sekelilingnya. Dan itu ada di KKSS,” ungkap Amran.
Proyeksi ke depannya juga cerah. Dari Januari hingga Mei 2026, produksi beras nasional diprediksi mencapai sekitar 16,92 juta ton. Rata-rata per bulannya antara 2,6 sampai 5,7 juta ton.
“InsyaAllah dua bulan ke depan produksi mencapai 5 juta ton,” tambahnya. Semua ini, menurut Amran, tak lepas dari dukungan penuh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Tausiah tentang Pemimpin
Acara makin berwarna dengan kehadiran penceramah kondang asal Papua Barat, Ustaz Muhammad Zaaf Fadlan Rabbani Al-Garamatan. Dalam tausiahnya, dia menekankan pentingnya kepemimpinan yang jujur, tegas, dan berpihak pada umat.
Menariknya, ustaz ini secara khusus menyoroti sosok tuan rumah.
“Beliau adalah sosok pemimpin yang tegas dan jujur. Kita berharap kepemimpinan seperti ini terus hadir di negeri ini,” ujar Ustadz Fadlan di hadapan ribuan jemaah yang menyimak.
Menurut pandangannya, Amran adalah sosok yang dihadirkan Allah untuk memperbaiki sektor pertanian dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Artikel Terkait
Mendikdasmen Dukung Aturan Batasi Gawai untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolsek Kaliwungu Dikeroyok Massa Saat Bubarkan Tawuran di Waktu Sahur
Anggota DPR Soroti Dampak Ganda Program Makan Bergizi Gratis: Ciptakan Lapangan Kerja hingga Gerakkan Ekonomi Lokal
BGN Temukan 78 Dapur Gizi di Solo Raya Langgar Aturan Teknis