Di sisi lain, Freddy, Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementan, memastikan ketersediaan komoditas seperti cabai dan bawang merah. Ia mengakui, fluktuasi harga kerap terjadi, namun penyebab utamanya lebih ke arah gangguan cuaca yang memengaruhi panen dan pengiriman.
Ia pun memberi tips praktis. Daripada beli banyak-banyak dan akhirnya terbuang, masyarakat bisa mengolah cabai jadi pasta atau bumbu dasar agar awet. Atau, yang lebih sederhana lagi, coba menanam sendiri di pekarangan.
Sementara dari sudut pandang keamanan, Risky Aprillian mengingatkan pentingnya perencanaan belanja. Terutama untuk produk hewani. Prinsip ASUH Aman, Sehat, Utuh, Halal harus jadi panduan utama saat memilih bahan pangan.
Pernyataan serupa juga datang dari pucuk pimpinan. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, menyatakan stok pangan nasional hingga Maret 2026 dalam kondisi aman.
Artikel Terkait
Kapolsek Kaliwungu Dikeroyok Massa Saat Bubarkan Tawuran di Waktu Sahur
Anggota DPR Soroti Dampak Ganda Program Makan Bergizi Gratis: Ciptakan Lapangan Kerja hingga Gerakkan Ekonomi Lokal
BGN Temukan 78 Dapur Gizi di Solo Raya Langgar Aturan Teknis
Analis Sarankan Prabowo Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Bubarkan BGN