Mimpi Palsu Pramugari: Tertipu Rp 30 Juta, Ia Kenakan Seragam demi Bohongi Keluarga

- Kamis, 08 Januari 2026 | 17:15 WIB
Mimpi Palsu Pramugari: Tertipu Rp 30 Juta, Ia Kenakan Seragam demi Bohongi Keluarga

Dari balik seragam pramugari Batik Air yang dikenakannya, tersimpan kisah pilu seorang wanita asal Palembang. Khairun Nisa, begitulah namanya, ternyata bukan pramugari sungguhan. Ia adalah korban. Korban dari sebuah janji manis menjadi pramugari yang berujung pada penipuan.

Menurut penjelasan Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono, semuanya berawal dari sebuah perkenalan. Nisa dikenalkan dengan seseorang yang mengaku bisa membukakan pintu untuknya menjadi pramugari. Tertarik dengan tawaran itu, gadis itu pun memutuskan merantau dari Palembang ke Jakarta, tentu saja dengan restu sang ibu yang mengizinkannya pergi untuk mendaftar.

“Yang bersangkutan itu orang Palembang,” jelas Yandri saat dihubungi Kamis lalu.

“Dia ke Jakarta izin sama ibunya mau daftar jadi pramugari. Kemudian datang ke Jakarta dia, ketemu seseorang yang menawarkan bisa memasukkan pramugari dengan memberikan sejumlah uang.”

Sayangnya, impian itu dibayar mahal. Nisa diminta menyetor uang hingga Rp 30 juta sebagai syarat menjadi pramugari. Uang itu pun ia berikan. Namun, setelah transaksi selesai, pelaku yang menjanjikannya itu hilang bagai ditelan bumi. Tak bisa dihubungi lagi. Nisa tersadar, dirinya telah tertipu.

Di titik inilah, rasa malu mulai menggerogoti. Bagaimana caranya mengakui pada keluarga, terutama pada ibu yang telah mendukungnya, bahwa ia telah gagal dan uang yang tidak sedikit itu hilang begitu saja? Daripada mengecewakan, Nisa memilih untuk berpura-pura.


Halaman:

Komentar