Pertamina Pastikan Kapal dan Kru di Timur Tengah Aman, Siapkan Antisipasi Pasokan

- Rabu, 04 Maret 2026 | 13:00 WIB
Pertamina Pastikan Kapal dan Kru di Timur Tengah Aman, Siapkan Antisipasi Pasokan

Soal pasokan, ini memang jadi perhatian serius. Jangan lupa, hampir seperlima impor minyak Indonesia bersumber dari Timur Tengah. Gangguan di kawasan itu berpotensi memengaruhi stok nasional.

Pertamina sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Mereka sedang mengkaji berbagai alternatif untuk menjamin kebutuhan energi dalam negeri tetap terpenuhi, meski situasi geopolitik sedang tidak menentu.

"Kami sedang proses menyusun alternatifnya, karena situasi ini baru berkembang beberapa hari. Nanti akan kami sampaikan perkembangannya," jelas Baron mengenai strategi cadangan tersebut.

Ada tiga unit bisnis Pertamina yang paling terdampak dinamika di Timur Tengah. Pertama, PT Pertamina International Shipping (PIS) Non Captive yang mengurusi pengangkutan energi secara global. Lalu, ada Pertamina Internasional EP (PIEP) yang mengoperasikan ladang minyak di Basra, Irak. Terakhir, Pertamina Patra Niaga, yang bertugas mengadakan minyak mentah dan produk turunannya dari kawasan tersebut.

Jadi, meski cuaca politik di sana panas, Pertamina berusaha menjaga agar pasokan energi di dalam negeri tetap stabil dan aman.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar