Ketegangan di Timur Tengah memang sedang memuncak. Tapi, kabar baiknya, PT Pertamina memastikan semua kapal dan awaknya di kawasan itu dalam kondisi aman. Perusahaan terus memantau situasi dengan ketat, terutama untuk dua kapal yang posisinya dekat dengan Selat Hormuz.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengungkapkan hal itu usai acara buka puasa bersama dengan rekan media, Selasa (3/3/2026).
"Prioritas utama kami jelas keselamatan kru dan aset. Saat ini, kami terus pantau perkembangan di lapangan," ujar Baron.
Menurutnya, hingga detik ini, semua berjalan lancar dan kondisinya terkendali. Meski begitu, Pertamina tidak tinggal diam. Mereka aktif berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan berbagai pihak terkait lainnya. Tujuannya satu: mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang bisa timbul dari eskalasi konflik ini.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua stakeholder, termasuk Kemlu, yang membantu mengamankan aset dan kru kami di sana," tuturnya lagi.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Pekalongan, Dalih Bukan Birokrat Dinilai Tak Masuk Akal
Anggota DPR: Kewajiban Pulang Penerima Beasiswa Perlu Didahului Penyiapan Ekosistem Riset
Pengamat: Sikap Tegas Iran Soal Palestina Picu Propaganda Nuklir dan Tuduhan Palsu
Oknum Polisi Diamankan Usai Tembak Remaja di Makassar