Di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, suasana antrean mudik bakal sedikit berbeda tahun ini. Polda Banten mengeluarkan imbauan khusus buat para pemudik yang naik motor: dimohon untuk mematikan mesin kendaraan saat menunggu giliran naik kapal. Alasannya sederhana tapi serius: mencegah keracunan gas karbon monoksida (CO) yang bisa keluar dari knalpot kendaraan yang terus menyala.
Kapolda Banten, Irjen Hengki, baru-baru ini meninjau langsung lokasi. Ia mengaku punya alasan kuat untuk imbauan ini. Menurutnya, pada arus mudik tahun 2025 lalu, sempat terjadi kejadian yang hampir saja berakibat fatal. "Ada orang yang hampir pingsan karena terlalu banyak menghirup CO," ungkap Hengki.
Ia menegaskan, imbauan ini demi kenyamanan dan keamanan bersama. "Iya, nanti kita harapkan ketika pemudik menggunakan roda dua yang standby di tenda sambil menunggu naik ke kapal, kita imbau kendaraannya dimatikan supaya tidak menghirup CO," kata Hengki, Rabu (4/3/2026).
Petugas di lapangan nantinya tak cuma mengandalkan pengeras suara. Mereka akan turun langsung memberi tahu para pemudik satu per satu. "CO itu mengandung racun yang bisa menyebabkan pingsan dan lain-lain. Kita imbau dengan pengeras suara nanti," jelasnya.
Di sisi lain, persiapan fasilitas penunjang di pelabuhan juga digenjot. Pemerintah menyiapkan segalanya, mulai dari tenda penutup area antrean, pos pelayanan, hingga pos kesehatan. Bahkan kebutuhan dasar seperti toilet portabel dan tempat ibadah juga disediakan.
"Terus UMKM, toilet portabel, lokasi tempat ibadah, termasuk kita menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, maupun pos kesehatan. Semua bahu-membahu menyiapkan di sini," ucap Hengki dengan nada optimis.
Targetnya, semua persiapan ini harus rampung paling lambat tanggal 9 Maret 2026. Nah, ada kabar baik lainnya. Aktivitas bongkar muat batu bara yang biasanya ramai di pelabuhan akan dihentikan sementara selama puncak arus mudik. "Termasuk tadi sudah disampaikan, bongkar muat batu bara itu pun akan berakhir dan operasionalnya disetop tanggal 9," pungkasnya.
Artikel Terkait
Buronan AS 15 Tahun Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Bunker Sawangan, Depok
Pria di Lampung Selatan Nekat Tusuk Kekasih 12 Kali karena Tak Diizinkan Menginap
Kejagung Bongkar Mark-Up Pengadaan Motor Listrik Rp42 Juta per Unit di Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis
BNN Tangkap Dua Warga Rusia di Bali Bawa Hashish dari Jakarta