MURIANETWORK.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan terkoreksi 0,43% ke level 8.274. Penurunan ini terjadi seiring dengan dominasi tekanan jual di pasar, yang juga membuat pergerakan indeks tertahan di sekitar level rata-rata bergerak 20 hari (MA20). Analis memproyeksikan peluang penguatan masih terbuka dengan catatan, selama level support kunci di 8.170 dapat dipertahankan.
Analisis Teknikal dan Proyeksi Pergerakan IHSG
Berdasarkan analisis teknikal terkini, IHSG tercatat telah mencapai target minimal yang sebelumnya diperkirakan. Riset dari MNC Sekuritas menunjukkan, jika indeks berhasil bertahan di atas zona support kritis 8.170, maka potensi untuk melanjutkan tren naik masih cukup kuat. Dalam skenario ini, IHSG berpeluang membentuk gelombang lanjutan menuju rentang target 8.440 hingga 8.503.
Namun, di sisi lain, para pelaku pasar tetap perlu bersikap waspada. Dinamika pasar yang fluktuatif masih memungkinkan terjadinya koreksi lebih lanjut. Analis menggarisbawahi area 8.059–8.119 sebagai zona yang perlu diwaspadai jika fase konsolidasi jangka pendek berlanjut.
Secara teknis, level support utama IHSG saat ini berada di 8.170 dan 8.025. Sementara itu, resistance atau level penghambat pergerakan naik berada di 8.408 dan 8.596.
Rekomendasi Saham untuk Dicermati
Selain memberikan pandangan terhadap indeks secara keseluruhan, riset tersebut juga merilis sejumlah saham yang layak untuk dipantau oleh investor, dengan strategi "beli di saat pelemahan" atau buy on weakness.
AMMN: Momentum Penguatan Masih Berlanjut
Saham AMMN ditutup menguat 1,99% ke level 7.675. Pergerakannya masih didominasi oleh volume pembelian yang solid dan bertahan di atas kluster MA20 serta MA200, mengindikasikan momentum positif. Analis memperkirakan saham ini sedang berada dalam fase penguatan lanjutan.
Rekomendasi entry untuk AMMN adalah di kisaran 7.450-7.625, dengan target harga 7.875 dan 8.050. Sementara level stop loss diletakkan di bawah 7.300.
Artikel Terkait
Malaria dan Sikap Dingin Belanda Renggut Nyawa Ibu Mertua Soekarno di Pengasingan Ende
Standing Ovation dari Tifosi Inter untuk Bastoni di Tengah Sorotan Negatif
Pemulihan Pascabencana Sumatera Diperkirakan Rampung dalam Tiga Tahun
Kiper Bosnia Curi Catatan Penalti Donnarumma, Picu Kontroversi di Laga Internasional