IHSG Turun 0,43%, Analis Soroti Kunci Support di Level 8.170

- Kamis, 19 Februari 2026 | 22:00 WIB
IHSG Turun 0,43%, Analis Soroti Kunci Support di Level 8.170

CMRY: Koreksi Sebagai Peluang Akumulasi

Berbeda dengan AMMN, CMRY justru terkoreksi 0,93% ke posisi 5.350. Meski masih didominasi tekanan jual, volume perdagangannya terpantau mengecil, yang bisa mengisyaratkan pelemahan yang mulai kehabisan tenaga. Saham ini diperkirakan sedang dalam fase koreksi sebelum melanjutkan tren.

"Buy on weakness untuk CMRY dapat dipertimbangkan di area 5.125-5.275," ungkap analis. Target yang diproyeksikan berada di level 5.575 dan 5.850, dengan batas stop loss di bawah 5.050.

TINS: Volume Pembelian Menguat

TINS mencatatkan kenaikan 1,01% ke harga 3.990, didorong oleh volume pembelian yang meningkat. Pola pergerakannya mengisyaratkan pembentukan formasi lanjutan dalam kerangka analisis gelombang.

Untuk saham ini, zona akumulasi direkomendasikan di rentang 3.700-3.850. Analis memproyeksikan target yang cukup signifikan, yaitu 4.440 dan 4.670, dengan proteksi stop loss ketat di bawah 3.400.

TKIM: Breakout dari Level Penting

TKIM menjadi salah satu saham dengan kinerja cukup kuat, melonjak 2,78% ke 7.400. Kenaikan ini disertai volume pembelian yang baik dan yang penting, saham berhasil menembus kluster MA20 dan MA60, sebuah sinyal teknis yang positif. Pergerakan ini diperkirakan sebagai awal dari fase akselerasi.

Rekomendasi entry untuk TKIM adalah di level 7.175-7.275. "Target yang dapat dituju selanjutnya berada di 7.625 dan 7.825," jelasnya. Investor disarankan menempatkan stop loss di bawah 6.975.

Perlu diingat, seluruh rekomendasi di atas bersifat teknikal murni dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual. Setiap keputusan investasi mengandung risiko dan menjadi tanggung jawab penuh masing-masing investor setelah melakukan pertimbangan yang matang.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar