Prabowo Soroti Dunia Bergejolak, Ajak Bersyukur atas Damainya Indonesia

- Senin, 05 Januari 2026 | 22:30 WIB
Prabowo Soroti Dunia Bergejolak, Ajak Bersyukur atas Damainya Indonesia

Di tengah panggung acara Puncak Natal Nasional 2025, Presiden Prabowo Subianto menyoroti sebuah kontras yang tajam. Dunia di luar sana, katanya, sedang tidak baik-baik saja. Penuh gejolak, tegang, dan perang berkecamuk di berbagai penjuru.

Namun begitu, ia mengajak kita semua untuk melihat ke dalam. Untuk bersyukur.

"Saya ingin menyampaikan bahwa sesungguhnya di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, penuh gejolak, perang di mana-mana," ujar Prabowo di Tennis Indoor Senayan, Senin (5/1/2026).

"Kita harusnya bersyukur bahwa bangsa kita sampai hari ini mengalami keadaan damai."

Pernyataannya itu bukan berarti menutup mata. Prabowo mengakui, dalam negara sebesar Indonesia, mustahil tidak ada gesekan. Pasti ada perselisihan paham, konflik kecil, atau persaingan yang wajar terjadi. Itu manusiawi.

Tapi lihatlah gambaran besarnya.

Di saat banyak negara lain terbelah, Indonesia justru menunjukkan sesuatu yang berbeda. Menurutnya, harmoni yang terjaga ini mulai menarik perhatian dunia. "Secara umum bangsa lain mulai melihat bangsa Indonesia bahwa bangsa sebesar ini dapat hidup dengan harmoni, saling menghormati dan saling mencintai," paparnya.

Pesan yang disampaikan jelas: kondisi damai ini adalah aset berharga. Dan itu bukan tanpa usaha. Di sisi lain, Prabowo menekankan bahwa semua pihak punya tugas untuk terus merawat persatuan itu. Menjaga keharmonisan yang sudah ada agar tak mudah goyah oleh terpaan gejolak global.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar