Perjalanan karier seorang aktor muda bernama Saputra Kori menjadi bukti bahwa mimpi dan kerja keras bisa membuahkan hasil nyata. Ia kini tengah menikmati momen istimewa setelah berhasil mendapatkan peran penting dalam film Jangan Buang Ibu, sebuah pencapaian yang terasa begitu berarti mengingat ia sebelumnya hanya menjadi figuran atau pemeran cameo.
Dalam film garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu itu, Saputra Kori harus beradu akting dengan sejumlah pemain papan atas, seperti Nirina Zubir, Refal Hady, dan Amanda Manopo. Ia mengaku sempat merasa gugup menghadapi tantangan tersebut. Namun, rasa percaya diri yang dibangun sejak awal membantunya melewati setiap adegan dengan baik.
Sebelumnya, Saputra Kori sempat terlibat dalam film produksi Leo Pictures berjudul Bila Esok Ibu Tiada (2024). Saat itu, ia hanya tampil sebagai cameo. Dari pengalaman itulah, ia mulai memupuk tekad untuk suatu hari bisa duduk di kursi yang sama dengan para pemeran utama.
“Terus aku kayak, ‘Ah, nanti aku bisa duduk di situ,’ gitu. Sampai akhirnya aku bisa beneran duduk di sini,” kata Saputra Kori saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Juni 2026.
Film Jangan Buang Ibu juga menjadi ajang reuni bagi Saputra Kori dengan Amanda Manopo. Jika sebelumnya ia hanya bisa berfoto bersama sang aktris, kini ia mendapat kesempatan untuk beradu peran secara langsung. Dalam film tersebut, ia berperan sebagai Tria, anak bungsu dari Ibu Ristiana yang diperankan Nirina Zubir, serta adik dari Tama (Refal Hady) dan Dewi (Amanda Manopo).
“Waktu itu kita cuma fotoan biasa doang, sekarang kita bisa satu proyek sama Kak Manda. Jadi, adiknya dia,” ujar Saputra Kori.
Bagi Kori, tidak ada hal yang mustahil selama ada usaha nyata untuk meraihnya. Ia meyakini bahwa kekuatan impian dan kerja keras adalah kunci utama. “Aku selalu manifesting bahwa aku pengen jadi hal itu, aku bakal terus kejar,” ucapnya.
Sementara itu, Jangan Buang Ibu mengangkat kisah seorang ibu tunggal yang membesarkan ketiga anaknya dengan penuh pengorbanan. Ironisnya, setelah anak-anaknya dewasa dan sukses, mereka justru menitipkan sang ibu ke panti jompo karena menganggapnya sebagai beban. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 25 Juni 2026.
Artikel Terkait
Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Diwarnai Tiga Kartu Merah
Dua Personel Penjaga Perdamaian Malaysia Terluka Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Presiden Prabowo Akui Mobil Maung Buatan Pindad Bocor dan Berbunyi, Perusahaan Janji Lakukan Perbaikan
BTN Dorong Mahasiswa Tingkatkan Literasi Keuangan di Tengah Gaya Hidup Digital dan FOMO