logo
  • Minggu, 02 Agustus 2026 | 00:19 WIB
  • Network
    • Belum ada.
  • Beranda
  • Nasional
  • News
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Hiburan
  • Hukum
  • Internasional
  • Gaya Hidup
Lainnya
  • Otomotif
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Medsos
  • Indeks
  • News

Menkeu: Indonesia Masuk Fase Survival Mode, Tak Ada Ruang untuk Main-Main

Melati Kusuma
- Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB
Menkeu: Indonesia Masuk Fase Survival Mode, Tak Ada Ruang untuk Main-Main

JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memunculkan istilah yang cukup menohok: fase survival mode. Kira-kira begitulah gambaran kondisi Indonesia saat ini, di tengah panasnya dinamika geopolitik global.

Indonesia, kata dia, sudah masuk fase bertahan. Bukan lagi fase ekspansi atau sekadar hati-hati. Ini serius.

Ia menekankan, situasi seperti ini menuntut kewaspadaan ekstra. Disiplin dalam mengelola kebijakan ekonomi terutama fiskal jadi harga mati. Nggak bisa main-main lagi.

"Artinya kita nggak boleh main-main lagi. Artinya kalau kita nggak ada ruang atau nggak ada luxury untuk bermain-main lagi dengan segala peluang yang kita bisa buat. Kalau pajaknya main-main, hancur kita kira-kira gitu," ujarnya di gedung BPPK, Jakarta Selatan, Minggu, 26 April 2026.

Nada bicaranya tegas. Bahkan, menurut Purbaya, tidak ada lagi celah untuk program yang berjalan tidak optimal. Sebab, risiko yang mengintai cukup besar.

"Kalau programnya main-main, kita akan digiling bangsa lain. Jadi kita survival mode. Saya akan menggunakan segala cara yang ada di saya, kekuatan di saya untuk memastikan semua program-program yang dikendalikan," tegasnya.

Di sisi lain, ia juga merujuk pada keputusan presiden (keppres) soal percepatan pembangunan nasional. Ini jadi semacam payung hukum untuk langkah-langkah darurat yang akan diambil.

"Kan Pak Presiden sudah mengeluarkan keppres yang percepatan pembangunan itu. Itu kan semua diawasi nanti di satu satgas, di situ antara lain juga di situ akan masuk nanti yang dibuat di situ. Itu survival mode seperti itu," jelasnya.

Menurut sejumlah saksi di ruangan itu, penjelasan Purbaya berlangsung cukup panjang. Ia juga menyoroti soal efisiensi. Ia bilang, tidak akan membiarkan kebocoran terjadi di setiap program pemerintah. Mekanisme perpajakan dan cukai, katanya, bakal dirapikan lagi.

"Kita nggak boleh lagi membiarkan ruang-ruang inefficiency terjadi di program lain kita apalagi kalau disengaja. Jadi nanti biaya cukai, saya akan rapikan lagi. Pajak akan rapikan lagi," ujarnya.

Intinya, kata dia, Indonesia sedang tidak dalam posisi luang. Semua harus bergerak cepat, tepat, dan nggak ada ruang untuk main-main. Kalau tidak? Ya, siap-siap aja digiling bangsa lain.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Arsenal Buka Tur Pramusim dengan Uji Coba Melawan Girona

Arsenal Buka Tur Pramusim dengan Uji Coba Melawan Girona

Minggu, 02 Agustus 2026 | 00:00 WIB
Laos Kalah 1-4 dari Filipina setelah Kartu Merah di Babak Pertama

Laos Kalah 1-4 dari Filipina setelah Kartu Merah di Babak Pertama

Minggu, 02 Agustus 2026 | 00:00 WIB
Pria Tanpa Busana Mengendarai Motor di Lamongan-Babat, Diduga Alami Gangguan Jiwa

Pria Tanpa Busana Mengendarai Motor di Lamongan-Babat, Diduga Alami Gangguan Jiwa

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:55 WIB
Kulit Tetap Kering Meski Rajin Minum Air Putih? Dokter Tirta Ungkap Penyebabnya

Kulit Tetap Kering Meski Rajin Minum Air Putih? Dokter Tirta Ungkap Penyebabnya

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:50 WIB
Ayah di Demak Lapor Polisi soal Pria yang Merekam Anaknya di Toilet Masjid Kudus

Ayah di Demak Lapor Polisi soal Pria yang Merekam Anaknya di Toilet Masjid Kudus

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:50 WIB
Persebaya Puncaki Grup B Piala Presiden 2026, Tavares Soroti Akurasi Umpan dan Keputusan di Sepertiga Akhir

Persebaya Puncaki Grup B Piala Presiden 2026, Tavares Soroti Akurasi Umpan dan Keputusan di Sepertiga Akhir

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:45 WIB
Lihat Semua

Terpopuler

1

Menjelang HUT ke-81 RI, Ini Panduan Lengkap Menyusun Proposal 17 Agustus untuk Sekolah, RT, hingga Perusahaan

2

Singapura Tahan Vietnam, Gavin Lee Jadi Ancaman Baru di Grup A

3

Kapolri Ajak Jajaran Teladani Semangat Hoegeng dalam Pengabdian

4

Kemenhaj Ancam Tutup Izin Travel Umrah yang Telantarkan Jemaah

5

Brigadir Renita Ingin Sekolah Inspektur Usai Raih Hoegeng Awards 2026

6

Kemenhaj Ancam Tutup Travel Umrah yang Telantarkan Jemaah

7

Pogba dan Ansu Fati Absen di Uji Coba Monaco Lawan Cercle Bruges

8

CBDK Catat Marketing Sales Rp231 Miliar di Semester I 2026, Capai 41 Persen Target Tahunan

9

Gangwon FC Incar Kemenangan Kandang Kelima Beruntun saat Menjamu Bucheon di K League 1

10

Bigmo Diadukan ke Polda Metro Jaya atas Konten Promosi Liquid Vape yang Libatkan Anak

11

49.000 Imigran Afrika Menyeberang ke Ceuta, Bentrokan Pecah di Perbatasan

12

Lebih dari 48.000 Migran Kembali ke Maroko dari Ceuta

13

Kapolri Resmi Tutup Kapolri Cup 2026, Apresiasi Dukungan Pembinaan Atlet Bulu Tangkis

14

Chelsea Didenda Rp220 Miliar dan Dilarang Rekrut Pemain Baru

15

Pemprov Jatim Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026

logo

MURIANETWORK.COM
Jl. Pahlawan No.88, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah, Indonesia

[email protected]

Nasional
News
Ragam
Ekonomi
Olahraga
Politik
Hiburan
Hukum
Internasional
Gaya Hidup
Otomotif
Peristiwa
Teknologi
Medsos
Tentang
Redaksi
Pedoman Media Siber
Privacy

©2026 MURIANETWORK.COM