logo
  • Kamis, 11 Juni 2026 | 09:37 WIB
  • Network
    • Belum ada.
  • Beranda
  • Nasional
  • News
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Hukum
  • Internasional
  • Otomotif
Lainnya
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Medsos
  • Indeks
  • News

Menkeu: Indonesia Masuk Fase Survival Mode, Tak Ada Ruang untuk Main-Main

Melati Kusuma
- Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB
Menkeu: Indonesia Masuk Fase Survival Mode, Tak Ada Ruang untuk Main-Main

JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memunculkan istilah yang cukup menohok: fase survival mode. Kira-kira begitulah gambaran kondisi Indonesia saat ini, di tengah panasnya dinamika geopolitik global.

Indonesia, kata dia, sudah masuk fase bertahan. Bukan lagi fase ekspansi atau sekadar hati-hati. Ini serius.

Ia menekankan, situasi seperti ini menuntut kewaspadaan ekstra. Disiplin dalam mengelola kebijakan ekonomi terutama fiskal jadi harga mati. Nggak bisa main-main lagi.

"Artinya kita nggak boleh main-main lagi. Artinya kalau kita nggak ada ruang atau nggak ada luxury untuk bermain-main lagi dengan segala peluang yang kita bisa buat. Kalau pajaknya main-main, hancur kita kira-kira gitu," ujarnya di gedung BPPK, Jakarta Selatan, Minggu, 26 April 2026.

Nada bicaranya tegas. Bahkan, menurut Purbaya, tidak ada lagi celah untuk program yang berjalan tidak optimal. Sebab, risiko yang mengintai cukup besar.

"Kalau programnya main-main, kita akan digiling bangsa lain. Jadi kita survival mode. Saya akan menggunakan segala cara yang ada di saya, kekuatan di saya untuk memastikan semua program-program yang dikendalikan," tegasnya.

Di sisi lain, ia juga merujuk pada keputusan presiden (keppres) soal percepatan pembangunan nasional. Ini jadi semacam payung hukum untuk langkah-langkah darurat yang akan diambil.

"Kan Pak Presiden sudah mengeluarkan keppres yang percepatan pembangunan itu. Itu kan semua diawasi nanti di satu satgas, di situ antara lain juga di situ akan masuk nanti yang dibuat di situ. Itu survival mode seperti itu," jelasnya.

Menurut sejumlah saksi di ruangan itu, penjelasan Purbaya berlangsung cukup panjang. Ia juga menyoroti soal efisiensi. Ia bilang, tidak akan membiarkan kebocoran terjadi di setiap program pemerintah. Mekanisme perpajakan dan cukai, katanya, bakal dirapikan lagi.

"Kita nggak boleh lagi membiarkan ruang-ruang inefficiency terjadi di program lain kita apalagi kalau disengaja. Jadi nanti biaya cukai, saya akan rapikan lagi. Pajak akan rapikan lagi," ujarnya.

Intinya, kata dia, Indonesia sedang tidak dalam posisi luang. Semua harus bergerak cepat, tepat, dan nggak ada ruang untuk main-main. Kalau tidak? Ya, siap-siap aja digiling bangsa lain.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

  • KPK Periksa Bupati Muara Enim Nonaktif Edison sebagai Tersangka Suap Pengaturan Temuan BPK

    KPK Periksa Bupati Muara Enim Nonaktif Edison sebagai Tersangka Suap Pengaturan Temuan BPK

  • AS Serang Target Militer Iran, CENTCOM Sebut sebagai Bentuk Bela Diri

    AS Serang Target Militer Iran, CENTCOM Sebut sebagai Bentuk Bela Diri

  • Harga Emas di Pegadaian Turun Serentak, UBS Paling Dalam Rp54.000 per Gram

    Harga Emas di Pegadaian Turun Serentak, UBS Paling Dalam Rp54.000 per Gram

  • Dari Desa ke Kampus: Perjalanan Anak Pedesaan Menembus Batas Akses dan Budaya demi Pendidikan Tinggi

    Dari Desa ke Kampus: Perjalanan Anak Pedesaan Menembus Batas Akses dan Budaya demi Pendidikan Tinggi

Rekomendasi

Waduh! Bahlil Diteriaki Penipu di Bandara DEO Sorong, Massa Marah Menteri Kabur Lewat Pintu Belakang

Waterspot hingga Jamur: Penyebab dan Cara Atasi Kerusakan Cat Mobil

Pemerintah Batasi Pembelian Solar dan Pertalite Maksimal 50 Liter per Hari

Terkini

KPK Periksa Bupati Muara Enim Nonaktif Edison sebagai Tersangka Suap Pengaturan Temuan BPK

KPK Periksa Bupati Muara Enim Nonaktif Edison sebagai Tersangka Suap Pengaturan Temuan BPK

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:35 WIB
Jepang, Senegal, hingga Norwegia Siap Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia 2026

Jepang, Senegal, hingga Norwegia Siap Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:30 WIB
Pemerintah Papua Selatan Yakin PSN Wanam Dorong Ekonomi dan Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Pemerintah Papua Selatan Yakin PSN Wanam Dorong Ekonomi dan Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:30 WIB
AS Cabut Jatah Tiket Suporter Iran Jelang Piala Dunia 2026, Picu Kekecewaan dan Ketidakpastian

AS Cabut Jatah Tiket Suporter Iran Jelang Piala Dunia 2026, Picu Kekecewaan dan Ketidakpastian

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:30 WIB
AS Serang Target Militer Iran, CENTCOM Sebut sebagai Bentuk Bela Diri

AS Serang Target Militer Iran, CENTCOM Sebut sebagai Bentuk Bela Diri

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:30 WIB
Harga Emas di Pegadaian Turun Serentak, UBS Paling Dalam Rp54.000 per Gram

Harga Emas di Pegadaian Turun Serentak, UBS Paling Dalam Rp54.000 per Gram

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:30 WIB
Lihat Semua

Terpopuler

1

Polisi Bubarkan Aksi Warga Tolak Kenaikan BBM Nonsubsidi di Cikini

2

AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran sebagai Respons Penembakan Helikopter Apache di Selat Hormuz

3

Kebakaran Hanguskan Satu Dermaga dan Lima Speed Boat di Kayong Utara, Penyebab Masih Diselidiki

4

Anak 6 Tahun di Jakarta Pusat Diduga Korban Perundungan hingga Tersengat Listrik

5

Listrik Padam Berjam-jam di Bekasi Tanpa Pemberitahuan, Warga Keluhkan Gangguan Pekerjaan

6

Pabrik Amonia Banggai Kembali Beroperasi Penuh Usai Pemeliharaan Terjadwal

7

MGPA dan Pemda Matangkan Persiapan MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika

8

Herdman Sesali Penyelesaian Akhir Kurang Tajam meski Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0

9

Ole Romeny Dinobatkan sebagai Pemain Terusung Usai Gol Tunggal Bawa Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik

10

Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Mentan Amran Stabilkan Harga Sawit, Telur, dan Ayam

11

Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 Persen, Rupiah dan Cadangan Devisa Terus Tertekan

12

Ruben Onsu Kecam Pembiarkan Thalia Live Baca Komentar, Khawatirkan Lingkungan Tumbuh Anak

13

Polisi Maroko Tangkap 11 Tersangka Jaringan Narkoba dan Pencucian Uang Lintas Negara

14

Citra Satelit Ungkap Kerusakan di Pangkalan Udara Ramat David Usai Serangan Rudal Balistik Iran

15

Bus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek Km 38, Lalu Lintas Sempat Macet

logo

MURIANETWORK.COM
Jl. Pahlawan No.88, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah, Indonesia

[email protected]

Nasional
News
Ragam
Ekonomi
Politik
Olahraga
Hiburan
Hukum
Internasional
Otomotif
Peristiwa
Gaya Hidup
Teknologi
Medsos
Tentang
Redaksi
Pedoman Media Siber
Privacy

©2026 MURIANETWORK.COM