logo
  • Selasa, 29 September 2026 | 22:02 WIB
  • Network
    • Belum ada.
  • Beranda
  • Nasional
  • News
  • Ragam
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Hukum
  • Internasional
  • Gaya Hidup
Lainnya
  • Otomotif
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Medsos
  • Indeks
  • News

Menkeu: Indonesia Masuk Fase Survival Mode, Tak Ada Ruang untuk Main-Main

Melati Kusuma
- Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB
Menkeu: Indonesia Masuk Fase Survival Mode, Tak Ada Ruang untuk Main-Main

JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memunculkan istilah yang cukup menohok: fase survival mode. Kira-kira begitulah gambaran kondisi Indonesia saat ini, di tengah panasnya dinamika geopolitik global.

Indonesia, kata dia, sudah masuk fase bertahan. Bukan lagi fase ekspansi atau sekadar hati-hati. Ini serius.

Ia menekankan, situasi seperti ini menuntut kewaspadaan ekstra. Disiplin dalam mengelola kebijakan ekonomi terutama fiskal jadi harga mati. Nggak bisa main-main lagi.

"Artinya kita nggak boleh main-main lagi. Artinya kalau kita nggak ada ruang atau nggak ada luxury untuk bermain-main lagi dengan segala peluang yang kita bisa buat. Kalau pajaknya main-main, hancur kita kira-kira gitu," ujarnya di gedung BPPK, Jakarta Selatan, Minggu, 26 April 2026.

Nada bicaranya tegas. Bahkan, menurut Purbaya, tidak ada lagi celah untuk program yang berjalan tidak optimal. Sebab, risiko yang mengintai cukup besar.

"Kalau programnya main-main, kita akan digiling bangsa lain. Jadi kita survival mode. Saya akan menggunakan segala cara yang ada di saya, kekuatan di saya untuk memastikan semua program-program yang dikendalikan," tegasnya.

Di sisi lain, ia juga merujuk pada keputusan presiden (keppres) soal percepatan pembangunan nasional. Ini jadi semacam payung hukum untuk langkah-langkah darurat yang akan diambil.

"Kan Pak Presiden sudah mengeluarkan keppres yang percepatan pembangunan itu. Itu kan semua diawasi nanti di satu satgas, di situ antara lain juga di situ akan masuk nanti yang dibuat di situ. Itu survival mode seperti itu," jelasnya.

Menurut sejumlah saksi di ruangan itu, penjelasan Purbaya berlangsung cukup panjang. Ia juga menyoroti soal efisiensi. Ia bilang, tidak akan membiarkan kebocoran terjadi di setiap program pemerintah. Mekanisme perpajakan dan cukai, katanya, bakal dirapikan lagi.

"Kita nggak boleh lagi membiarkan ruang-ruang inefficiency terjadi di program lain kita apalagi kalau disengaja. Jadi nanti biaya cukai, saya akan rapikan lagi. Pajak akan rapikan lagi," ujarnya.

Intinya, kata dia, Indonesia sedang tidak dalam posisi luang. Semua harus bergerak cepat, tepat, dan nggak ada ruang untuk main-main. Kalau tidak? Ya, siap-siap aja digiling bangsa lain.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Jadikan MURIANETWORK.COM Sumber Pilihan di Google

Terkini

Qatar Airways Holidays Rilis Paket Transit untuk F1 Grand Prix 2026 di Doha

Qatar Airways Holidays Rilis Paket Transit untuk F1 Grand Prix 2026 di Doha

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:01 WIB
Kiai Saiful Anam: Menyampaikan Kebenaran di Hadapan Penguasa adalah Jihad Utama

Kiai Saiful Anam: Menyampaikan Kebenaran di Hadapan Penguasa adalah Jihad Utama

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:01 WIB
Polda Riau Terjunkan Tim Medis ke Pelalawan, Cek Kesehatan Anak Terdampak Karhutla

Polda Riau Terjunkan Tim Medis ke Pelalawan, Cek Kesehatan Anak Terdampak Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:01 WIB
Prabowo Tinjau Karhutla di Kalteng, Pimpin Rapat Penanganan

Prabowo Tinjau Karhutla di Kalteng, Pimpin Rapat Penanganan

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:01 WIB
Ekonom Soroti Target Pajak 1,4 dalam RAPBN 2027: Butuh Kerja Keras

Ekonom Soroti Target Pajak 1,4 dalam RAPBN 2027: Butuh Kerja Keras

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:01 WIB
Pramono Minta Motif Penggesek Nomor Rangka Mobil di GBK Didalami

Pramono Minta Motif Penggesek Nomor Rangka Mobil di GBK Didalami

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:54 WIB
Lihat Semua

Terpopuler

logo

MURIANETWORK.COM
Jl. Pahlawan No.88, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah, Indonesia

[email protected]

Nasional
News
Ragam
Olahraga
Ekonomi
Politik
Hiburan
Hukum
Internasional
Gaya Hidup
Otomotif
Peristiwa
Teknologi
Medsos
Tentang
Redaksi
Pedoman Media Siber
Privacy

©2026 MURIANETWORK.COM