MURIANETWORK.COM - Indonesia menyetujui tawaran untuk menduduki posisi Wakil Komandan dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang baru dibentuk di Gaza. Keputusan ini diumumkan oleh Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, dalam rapat perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Pasukan multinasional ini bertugas menciptakan kondisi keamanan yang mendukung proses perdamaian jangka panjang di wilayah tersebut.
Komitmen Indonesia dalam Misi Perdamaian
Dalam pengumuman resminya, Mayor Jenderal Jasper Jeffers menegaskan bahwa pemerintah Indonesia telah menerima tawaran strategis tersebut. Posisi ini menempatkan Indonesia pada peran kunci dalam struktur komando pasukan penjaga perdamaian yang diinisiasi Dewan Perdamaian.
Jeffers menjelaskan, "Saya telah menawarkan dan Indonesia telah menerima posisi wakil komandan untuk ISF."
Artikel Terkait
Listrik PLN Padam, Operasional KRL di Stasiun Duri Tetap Normal
Gubernur DKI Tegaskan IKJ Tak Pindah dari Cikini, Siapkan Ruang Kreatif di Kota Tua
Polisi Bagikan Roti dan Air Mineral ke Peserta Unjuk Rasa di Monas
Eks Direktur PT DSI Ditahan Terkait Dugaan Penipuan Rp 2,4 Triliun