Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan gelaran car free day (CFD) di koridor baru, kali ini menyasar Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang akan digelar pada Minggu pekan ini. Untuk mendukung kelancaran aktivitas warga, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan sejumlah rute alternatif di kawasan Kuningan dan sekitarnya.
Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaludin, mengajak masyarakat untuk merasakan pengalaman baru beraktivitas di koridor tersebut. Menurutnya, kawasan itu akan disulap menjadi ruang publik yang lebih sehat dan nyaman bagi pejalan kaki, pesepeda, dan masyarakat yang ingin berolahraga.
"Kami mengajak warga Jakarta untuk merasakan pengalaman baru beraktivitas di koridor HR Rasuna Said yang lebih sehat dan nyaman. Pada saat yang sama, kami memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar melalui rekayasa lalu lintas dan dukungan transportasi umum yang telah disiapkan," kata Budi kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).
CFD di Jalan Rasuna Said akan berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026, mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Rute yang digunakan memiliki panjang total 4,4 kilometer. Jalur tersebut membentang dari Jalan Gembira hingga Jalan Raya Casablanca untuk arah utara-selatan, serta dari Jalan Prof Dr Satrio hingga Jalan Setiabudi Utara Raya dan Jalan Setiabudi Tengah untuk arah selatan-utara.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub DKI Jakarta telah menyusun sepuluh rute alternatif pengalihan arus lalu lintas di kawasan Kuningan. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan moda transportasi umum, khususnya LRT Jabodebek, dengan dua relasi perjalanan, yakni Dukuh Atas–Harjamukti dan Dukuh Atas–Jati Mulya. Dua stasiun yang dapat diakses adalah Stasiun LRT Rasuna Said dan Stasiun LRT Setiabudi.
Berikut adalah sepuluh rute alternatif yang telah disiapkan selama CFD Rasuna Said berlangsung. Pertama, dari Manggarai menuju Tanah Abang atau Karet melalui Jalan Sultan Agung, Jalan Galunggung, Jalan Karet Pasar Baru Timur III, Jalan Karet Pasar Baru Timur II, dan Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo. Kedua, dari Tanah Abang atau Karet menuju Manggarai melalui Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo, Jalan Galunggung, dan Jalan Sultan Agung.
Ketiga, dari Menteng menuju Kuningan melalui Jalan Galunggung, Jalan Gembira, Jalan Kuningan Persada, Jalan Kuningan Mulya, Jalan Achmad Bakrie Barat, dan Jalan Casablanca. Keempat, dari Gatot Subroto menuju Menteng melalui Jalan Prof Dr Satrio, Jalan Denpasar Raya, Jalan Setiabudi, Jalan Setiabudi Utara Raya, Jalan Setiabudi Tengah, dan Jalan Galunggung.
Kelima, dari Tanah Abang atau Karet menuju Kampung Melayu melalui Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Prof Dr Satrio, dan Jalan Raya Casablanca. Keenam, dari Kampung Melayu menuju Tanah Abang atau Karet melalui Jalan Raya Casablanca, Jalan Prof Dr Satrio, dan Jalan KH Mas Mansyur.
Ketujuh, dari Karet Pedurenan menuju Menteng melalui Jalan Denpasar Raya, Jalan Setiabudi, Jalan Setiabudi Utara Raya, Jalan Setiabudi Tengah, dan Jalan Galunggung. Kedelapan, dari Karet Pedurenan menuju Gatot Subroto melalui Jalan Karet Pedurenan, Jalan Prof Dr Satrio, dan Jalan HR Rasuna Said.
Kesembilan, dari Taman Setiabudi menuju Menteng melalui Jalan Setiabudi Tengah dan Jalan Galunggung. Kesepuluh, dari Taman Setiabudi menuju Gatot Subroto melalui Jalan Setiabudi Tengah, Jalan Setiabudi Selatan, Jalan Denpasar, Jalan Prof Dr Satrio, dan Jalan HR Rasuna Said.
Artikel Terkait
Polres Ogan Ilir Dialog dengan Ojol dan Pengemudi Bentor Jelang Operasi Patuh Musi 2026
Pemerintah Bantah Program Komcad ASN Langkah Militerisasi, Tegaskan sebagai Amanat Konstitusi Bela Negara
Rubio Bantah Tuduhan Trump Tertidur Saat Rapat Kabinet, Sebut Presiden Justru Kerap Telepon Dini Hari
Hizbullah Tolak Seruan AS Tarik Pasukan dari Lebanon Selatan