Operasi gabungan di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Palembang, Rabu lalu, berhasil menangkap enam orang. Mereka diduga kuat sebagai pelaku penyalahgunaan narkoba. Penggerebekan ini digelar di Lorong Manggar I dan II, wilayah yang masuk Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan IT II.
Menurut sejumlah saksi, aktivitas transaksi gelap di lokasi itu memang sudah lama meresahkan. Atas dasar laporan masyarakat itulah, Satres Narkoba Polrestabes Palembang kemudian bergerak. Mereka tak sendirian; operasi ini dibantu oleh Samapta dan juga Ditresnarkoba Polda Sumsel.
Kasubdit Narkoba Polda Sumsel, AKBP Christopher S Panjaitan, menjelaskan latar belakang aksi tersebut.
"Negara hadir ditengah masyarakat untuk pemberantasan narkoba. Jadi, kita bersama Satres Narkoba dan Samapta Polrestabes Palembang telah melakukan tindakan penggrebekan di Kampung Narkoba," tegasnya.
Ungkapan "Kampung Narkoba" bukanlah isapan jempol. Lokasi itu, kata Christopher, memang dikenal sebagai sarang peredaran barang haram. Aktivitasnya tinggi, melibatkan baik pengedar maupun pengguna.
Operasi ini sendiri merupakan bagian dari program prioritas pimpinan. Baik Kapolri maupun Kapolda Sumsel memang sedang gencar-gencarnya memberantas peredaran narkoba.
Dari penggerebekan, polisi menyita barang bukti yang cukup lengkap. Ada bong, kertas linting, sampai sekop dan timbangan. Jangan lupa ganja serta beberapa paket kecil sabu. Meski enam orang sudah dalam tahanan, kabarnya beberapa pelaku lain sempat kabur menghindari razia.
Lalu, apa status keenam tersangka sekarang?
"Sementara akan kita kembangkan kembali dan proses kembali serta kembangkan apabila memang jaringan bandar atau pengedar," ucap AKBP Christopher.
Artinya, penyidik masih mendalami peran masing-masing. Mereka akan menelusuri apakah yang ditangkap ini sekadar pengguna atau punya koneksi lebih dalam, mungkin sebagai pengedar bahkan bagian dari jaringan bandar. Pekerjaan masih panjang.
Artikel Terkait
Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat Hari Pertama Ramadan 1447 H di Surabaya
Muhammadiyah Rilis Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H untuk Yogyakarta
Longsor Putus Jalur Wamena-Kelila, Distribusi Logistik Papua Terancam
Makassar Tawarkan Wisata Religi Melalui Masjid-Masjid Ikoniknya