Wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah kembali diterjang banjir. Kali ini, banjir susulan datang tak lama setelah kejadian serupa yang melanda daerah itu pada Minggu lalu. Akibatnya, sepuluh kecamatan porak-poranda. Infrastruktur dan rumah-rumah warga rusak diterjang air bah.
Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di Kelurahan Huta Nabolon, Kecamatan Tukka. Namun begitu, kondisi tak kalah memprihatinkan juga melanda Kecamatan Badiri. Tiga desa di sana kini terisolasi lagi. Penyebabnya, akses jalan dan jembatan putus total.
Warga pun terpaksa nekat. Untuk menyeberangi sungai dengan arus yang ganas, mereka berjalan kaki. Mereka hanya mengandalkan kayu gelondongan sisa banjir yang terbentang di atas aliran air. Sungguh pemandangan yang mengiris hati.
Salah seorang warga, Lamsiohar Tambunan, mengaku harus memberanikan diri meski rasa takut selalu menghantui.
Artikel Terkait
Menteri Iran Peringatkan Dampak Radioaktif Serangan ke PLTN Bushehr Ancam Ibu Kota Negara Teluk
Sampah dan Pendangkalan Parah Ancam Mata Pencaharian Nelayan di Kali Blanakan Subang
Serangan Drone Iran Picu Kebakaran di Fasilitas Energi Bahrain
Pemkot Cirebon Bongkar Bangunan Liar di Stadion Bima yang Diduga Sarang Judi dan Miras