Comeback Curry Capai 9.000 Field Goals, Warriors Tetap Tumbang dari Rockets

- Selasa, 07 April 2026 | 04:30 WIB
Comeback Curry Capai 9.000 Field Goals, Warriors Tetap Tumbang dari Rockets

Stephen Curry akhirnya kembali. Setelah lebih dari dua bulan terpaksa menonton dari pinggir lapangan karena cedera lutut, bintang Golden State Warriors itu kembali menginjakkan lantai kayu Chase Center. Sambutannya? Luar biasa. Sayangnya, hasil akhirnya pahit. Warriors kalah tipis 117-116 dari Houston Rockets, meski Curry menyumbang 29 poin.

Yang menarik, Curry tidak langsung starter. Ia malah datang dari bangku cadangan sebuah pemandangan langka untuknya di musim reguler sejak 2012 lalu. Tapi begitu namanya dipanggil, gemuruh sorak penggemar langsung memenuhi arena. Rupanya, kerinduan mereka pada sang "Chef" sudah menumpuk.

Dalam 26 menit bermain, Curry langsung menunjukkan kenapa dia dianggap salah satu penembak terhebat sepanjang masa. Dia mencetak 11 dari 21 tembakan lapangan. Akurasinya dari luar garis tiga angka masih tajam: 5 dari 10. Tapi yang lebih spektakuler, malam ini dia menorehkan sejarah pribadi.

Curry resmi menjadi pemain ke-26 sepanjang sejarah NBA yang berhasil mencapai 9.000 field goals. Sebuah pencapaian monumental yang menegaskan konsistensinya. Di lapangan, dia juga masih punya mata untuk rekan setim. Salah satu assist-nya berbuah dunk spektakuler dari Charles Bassey.

Namun begitu, semua statistik gemilang itu tak cukup. Di detik-detik penentu, tembakan Curry yang bisa membalikkan keadaan gagal masuk. Warriors pun pulang dengan kekalahan.

Statistik Comeback Curry

Kategori Catatan
Menit Bermain 26
Total Poin 29
Field Goals (FG) 11/21 (52.3%)
Tembakan 3 Angka 5/10 (50%)
Pencapaian 9.000 Field Goals Karier

Kata Sang Pelatih

Di sisi lain, pelatih Steve Kerr tak mau fokus pada kekalahan. Baginya, kembalinya Curry adalah kemenangan tersendiri. Dampaknya bagi semangat tim sangat besar.

"Dia adalah salah satu pemain paling dicintai dalam sejarah liga ini," ujar Kerr.

"Absennya yang cukup lama itu membuat kita semua sadar, betapa beruntungnya kami bisa menyaksikan dan melatih pemain seperti dia."

Memang, kekalahan ini terasa getir. Tapi bagi Warriors, musim ini masih panjang. Kembalinya sang pemimpin, sang penembak ajaib, adalah modal berharga untuk sisa musim reguler dan perburuan tiket playoff. Semua mata kini tertuju pada Curry. Bisakah dia membawa Warriors kembali ke puncak? Waktu yang akan menjawab.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar