Stephen Curry akhirnya kembali. Setelah lebih dari dua bulan terpaksa menonton dari pinggir lapangan karena cedera lutut, bintang Golden State Warriors itu kembali menginjakkan lantai kayu Chase Center. Sambutannya? Luar biasa. Sayangnya, hasil akhirnya pahit. Warriors kalah tipis 117-116 dari Houston Rockets, meski Curry menyumbang 29 poin.
Yang menarik, Curry tidak langsung starter. Ia malah datang dari bangku cadangan sebuah pemandangan langka untuknya di musim reguler sejak 2012 lalu. Tapi begitu namanya dipanggil, gemuruh sorak penggemar langsung memenuhi arena. Rupanya, kerinduan mereka pada sang "Chef" sudah menumpuk.
Dalam 26 menit bermain, Curry langsung menunjukkan kenapa dia dianggap salah satu penembak terhebat sepanjang masa. Dia mencetak 11 dari 21 tembakan lapangan. Akurasinya dari luar garis tiga angka masih tajam: 5 dari 10. Tapi yang lebih spektakuler, malam ini dia menorehkan sejarah pribadi.
Curry resmi menjadi pemain ke-26 sepanjang sejarah NBA yang berhasil mencapai 9.000 field goals. Sebuah pencapaian monumental yang menegaskan konsistensinya. Di lapangan, dia juga masih punya mata untuk rekan setim. Salah satu assist-nya berbuah dunk spektakuler dari Charles Bassey.
Namun begitu, semua statistik gemilang itu tak cukup. Di detik-detik penentu, tembakan Curry yang bisa membalikkan keadaan gagal masuk. Warriors pun pulang dengan kekalahan.
Artikel Terkait
Polisi Semarang Buru Dua Pelaku Bacok Wanita yang Tolong Korban Jambret
PM Spanyol Serukan Penghentian Serangan terhadap Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon
Ledakan Diduga dari Pabrik di Sidoarjo Rusak Sejumlah Rumah Warga
PM Qatar Kecam Penargetan Infrastruktur Sipil di Tengah Eskalasi dengan Iran