Posisi ke-13 dengan 23 poin memang belum bisa dibilang aman. Tapi setidaknya, situasinya lebih terkendali ketimbang beberapa pekan lalu. PSM sekarang berada di atas beberapa tim seperti Madura United, PSBS Biak sendiri, Semen Padang, Persijap, dan Persis.
Secara matematis, peluang terdegradasi memang belum hilang sama sekali. Namun begitu, indikatornya mulai positif. Jarak poin dengan zona degradasi sekarang sekitar 6 sampai 12 poin. Performa tim-tim pesaing di dasar klasemen juga masih fluktuatif, tidak konsisten.
Di sisi lain, jadwal PSM ke depan masih menyisakan sejumlah laga kandang. Itu peluang emas buat mengumpulkan poin tambahan.
Ujian Sebenarnya Baru Dimulai
Meski lega, tantangan sesungguhnya justru ada di depan mata. Satu kemenangan saja tidak cukup. Konsistensi di sisa musim adalah kunci mutlak.
Menurut sejumlah pengamat, jika PSM bisa meraih minimal satu kemenangan dari setiap tiga laga, status mereka di Liga 1 bisa diamankan lebih cepat. Tapi kalau kembali terpeleset, tekanan dari zona degradasi akan datang menghantui lagi dengan sangat cepat.
Intinya, PSM sudah membuka pintu keluar. Mereka sudah menemukan jalannya. Sekarang, tinggal bagaimana menjaga langkah agar tidak tersandung lagi di tengah jalan. Semua kembali pada mental dan konsistensi para pemain di lapangan.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis Diwarnai Ribuan Pelanggaran, 1.030 Dapur Ditangguhkan
TAUD Kritik Penanganan Kasus Penyiraman Andrie Yunus, Desak Pengadilan Sipil
PSHK Desak Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diadili di Pengadilan Umum
Bahlil: 20 Proyek Hilirisasi Tahap Awal Sudah Mulai, Investasi Capai Rp239 Triliun