Elf Rombongan Pemudik Terjun ke Jurang di Banyumas, 10 Orang Terluka
Suasana mencekam Kamis sore (26/3/2026) itu terjadi di Jalan Raya Sidamulya, Kemranjen, Banyumas. Sebuah mobil Elf bernopol AA 7448 C yang penuh pemudik asal Lampung tiba-tiba terperosok ke dalam jurang. Kedalaman jurang itu sekitar tiga meter. Menurut keterangan, semua bermula dari upaya menghindari seorang pengendara motor yang jatuh di depannya.
Sepuluh orang yang ada di dalam kendaraan itu pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siaga Medika Banyumas. Mereka semua mengalami luka-luka, meski kondisi pastinya masih belum diketahui.
Sopir Elf, Ibud Aryadi, masih tampak terguncang saat menceritakan kejadiannya. Rombongan mereka sebenarnya sedang dalam perjalanan menuju Purworejo.
"Ada motor jatuh di depan, saya langsung buang kanan supaya tidak melindas motor itu," ujarnya.
Tapi manuver spontan itu justru berakhir buruk. Mobil yang dikemudikannya hilang kendali, masuk ke saluran air, lalu terguling ke jurang. "Tapi mobil malah masuk ke jurang," lanjut Ibud.
Lokasi kejadian di Tikungan Cemuris memang dikenal sebagai titik rawan. Kapolsek Kemranjen, Iptu Arif Mustofa, mengonfirmasi kronologi tersebut. Yang bikin kesal, pengendara motor yang menjadi pemicu awal malah kabur begitu saja.
"Kendaraan pemudik ini mencoba menyelamatkan pemotor yang tergelincir, namun justru mengalami kecelakaan tunggal," jelas Arif.
Ia menambahkan, "Sementara itu, pemotor yang bersangkutan langsung kabur dari lokasi kejadian."
Proses evakuasi mobil dari dasar jurang ternyata tak mudah. Butuh waktu cukup lama. Dengan bantuan warga dan peralatan khusus, akhirnya bangkai Elf yang ringkih itu berhasil diangkat kembali ke jalan raya. Sore itu, jalanan yang biasanya sepi pun ramai oleh aktivitas penyelamatan dan rasa penasaran warga.
Artikel Terkait
Juragan Jaman Now Season 5 Hadirkan Inovasi Bisnis UMKM Berbasis Budaya dan Keberlanjutan
Jonatan Christie Kunci Tiket Final Indonesia Open 2026 Usai Bungkam Wakil Thailand
15 Ton Sampah Berhasil Diangkut dari Sungai Cibanten Usai Pembersihan Dua Hari
Iran Kecam Serangan AS ke Fasilitas Radar di Selatan, Sebut Langgar Gencatan Senjata