Malam Rabu (25/3) di sekitar Jembatan Dewi, Banjarmasin, berakhir dengan situasi mencemaskan. Dua pria dilaporkan menceburkan diri ke Sungai Martapura setelah sebelumnya terlibat pertengkaran fisik. Hingga berita ini diturunkan, keduanya masih hilang dan pencarian intensif terus dilakukan.
Informasi awal datang dari Rescue 911 Banjarmasin sekitar pukul 22.00 WITA. Menurut sejumlah saksi, keributan antara kedua pria itu memanas di tepi sungai. Salah seorang dari mereka tiba-tiba melompat ke air yang gelap. Tak lama, pria yang satunya menyusul.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, yang memimpin operasi, mengonfirmasi kronologi ini.
"Dari keterangan saksi mata, salah satu pria lebih dahulu melompat ke sungai saat pertikaian berlangsung, kemudian disusul pria lainnya yang juga terlibat dalam perkelahian tersebut," ujarnya.
Warga sekitar sempat berusaha mencarinya sendiri, tapi hasilnya nihil. Mereka akhirnya menghubungi relawan dan pihak berwenang. Basarnas Banjarmasin pun bergerak cepat. Sekitar pukul 23.10 WITA, satu tim rescue beranggotakan enam personel diberangkatkan ke lokasi.
Operasi pencarian kini melibatkan banyak pihak. Ada Polairud Polda Kalsel, Rescue 911 Banjarmasin, Water Rescue Banjarmasin, ditambah dukungan warga setempat. Mereka membawa peralatan khusus, termasuk Aqua Eye untuk memindai dasar sungai.
"Tim sudah bergerak ke lokasi dengan membawa peralatan, termasuk Aqua Eye untuk pemindaian bawah air," jelas Putu.
Cuaca berawan malam itu sebenarnya tidak terlalu mengganggu. Namun begitu, tim tetap waspada. Arus sungai dan keterbatasan pencahayaan di malam hari menjadi tantangan tersendiri. Mereka menyisir area di sekitar titik terakhir korban terlihat.
Identitas kedua pria itu sendiri masih dalam proses pendataan. Keluarga yang merasa kehilangan diminta segera melapor ke posko yang telah disiapkan di lokasi. Basarnas juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati zona pencarian. Ini demi keamanan bersama dan kelancaran operasi.
Hingga saat ini, status kedua korban masih Ditemukan (DP). Tim gabungan terus bekerja, menyesuaikan strategi dengan kondisi lapangan yang ada. Harapan untuk menemukan mereka masih menyala, meski sungai yang gelap tak memberi banyak jawab.
Artikel Terkait
Mardani Ali Sera Kritik Sikap PDIP yang Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah
Polri Bekuk 321 WNA Pelaku Judi Online di Markas Tersembunyi Hayam Wuruk
Brimob dan Polsek Pamulang Amankan Remaja yang Hendak Balap Liar di Jalan Kemiri
Kritik Tajam Warnai Rilis 162 Dokumen UFO Pentagon, Dinilai Jadi Pengalih Isu Kasus Epstein