Konflik antara manusia dan gajah di sekitar Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, sudah jadi cerita lama yang menyedihkan. Puluhan tahun berlangsung, sering berakhir dengan kerugian di kedua belah pihak. Nah, kabar terbarunya, pemerintah akhirnya mengambil langkah konkret. Mereka akan membangun pembatas permanen sepanjang 138 kilometer di kawasan itu. Ini bukan rencana kecil, tapi komitmen serius yang katanya langsung didorong oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, baru-baru ini bicara soal ini. Dia bilang, presiden punya perhatian khusus pada Way Kambas dan populasi gajah di sana.
Menurutnya, proyek ini memang mendesak. Soalnya, kondisi TNWK itu unik berbatasan langsung dengan permukiman padat penduduk, hampir satu juta jiwa, tanpa ada zona penyangga yang memadai. Konflik yang muncul nggak cuma soal kerusakan kebun atau lahan, tapi sudah sering kali mengancam nyawa.
Di sisi lain, proyek ambisius ini jelas butuh kerja sama banyak pihak. Kolaborasinya lintas banget, melibatkan Kementerian Kehutanan, Pemprov Lampung, Kodam setempat, Polda Lampung, sampai sejumlah akademisi dari kampus seperti Unila dan ITERA. Mereka bahkan sudah melakukan soft launching untuk sistem pembatasnya. Dalam beberapa hari ke depan, bakal ada uji kekuatan yang melibatkan gajah liar langsung. Uji coba inilah yang akan menentukan efektivitas barrier tersebut.
Artikel Terkait
Rodri Buka Peluang Gabung Real Madrid Meski Berdarah Atlético
Produksi Musim Kedua A Knight of The Seven Kingdoms Ditargetkan Rampung Bulan Depan
PM Anwar Ibrahim Bertemu Prabowo, Sejumlah Jalan di Jakarta Ditutup Sementara
Ekonom Perkirakan The Fed Pertahankan Suku Bunga Sampai September