Sebuah video yang beredar luas di media sosial membuat gemas warga Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatra Utara. Dalam rekaman itu, terlihat seorang oknum Kepala Desa Pulo Liman menodongkan senjata ke arah warganya sendiri. Peristiwa panas itu terjadi pada Minggu (25/1) lalu.
Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, Iptu Bontor Desmonth Sitorus, memberikan klarifikasi. Senjata yang digunakan sang kepala desa seorang pria berinisial AD (40) bukanlah senjata api. Itu adalah senjata angin.
“Senjatanya jenis soft gun, bukan senjata api,” tegas Bontor saat dikonfirmasi, Senin (26/1).
Lantas, apa pemicu insiden berbahaya ini? Dari penyelidikan sementara, polisi menduga akar masalahnya adalah perselisihan lahan. Konflik itu melibatkan sang kepala desa dan salah seorang warga di desanya.
“Diduga adanya perselisihan lahan antara oknum Kepala Desa Pulo Liman dengan salah satu masyarakat di desa tersebut,” ujar Bontor.
Ceritanya berawal dari perintah Zaki Rambe, abang kandung sang kepala desa. Ia menyuruh seorang bernama Putra Simamora untuk memanen buah kelapa sawit di lahan yang disengketakan itu.
Namun, kegiatan panen itu tak berjalan mulus. Seorang warga lain, Hairul Amani, tiba-tiba menghentikan Putra. Bahkan, Hairul tak segan-segan mengarahkan laras senjata angin ke kepala Putra Simamora.
“Hairul bertanya ‘kenapa kau memanen buah kelapa sawit ini, karena lahan ini masih dalam sengketa’ sembari mengarahkan satu buah senjata angin ke arah kepala Putra Simamora,” papar Bontor menggambarkan kejadian.
Artikel Terkait
DPR Sahkan Hery Susanto Pimpin Ombudsman Periode 2026-2031
37,3 Juta Pekerja Indonesia Terjebak dalam Lembur Panjang demi Sekadar Bertahan
BNN Angkat Bicara Soal Tren Whip Pink yang Disalahgunakan untuk Mabuk
Kobaran Api Hanguskan Kapal di Pelabuhan Muara Baru, Asal Usul Masih Misterius