Hari Gizi Nasional: Jangan Lupakan Triliunan Penghuni di Usus Kita

- Minggu, 25 Januari 2026 | 06:06 WIB
Hari Gizi Nasional: Jangan Lupakan Triliunan Penghuni di Usus Kita

Anda bisa menemukannya dalam bahan sehari-hari. Bawang putih, bawang bombay, pisang yang masih agak hijau, sampai asparagus dan gandum utuh. Bahkan sayuran lokal seperti daun bawang dan aneka kacang-kacangan juga termasuk sumber yang bagus. Saat prebiotik ini difermentasi oleh bakteri usus, lahirlah asam lemak rantai pendek senyawa yang punya efek anti-peradangan dan sangat menyehatkan lingkungan usus.

Membawa Gizi Seimbang ke Praktik Sehari-hari

Lalu, bagaimana menerapkannya? Pertama, coba sisipkan makanan fermentasi dalam menu harian. Sepotong tempe atau segelas yogurt tawar tanpa gula tambahan adalah langkah awal yang sederhana.

Kedua, perbanyak serat dari sayur dan buah sebagai makanan untuk bakteri baik. Targetkan sekitar 25 sampai 35 gram serat per hari untuk orang dewasa. Ganti juga sumber karbohidrat Anda sesekali dengan biji-bijian utuh seperti beras merah atau oat, yang seratnya lebih tinggi ketimbang karbohidrat olahan.

Namun begitu, ada juga hal yang perlu dibatasi. Gula berlebihan dan makanan ultra-proses terbukti bisa mengacaukan keseimbangan mikrobiota usus, mengurangi keragaman bakteri baik. Satu hal lagi, bijaklah menggunakan antibiotik. Konsultasikan ke dokter, karena antibiotik hanya untuk infeksi bakteri, bukan virus biasa.

Penting diingat, usus yang sehat dampaknya jauh melampaui sekadar pencernaan yang lancar. Riset terkini mengaitkannya dengan sistem imun, kesehatan mental, metabolisme tubuh, bahkan risiko penyakit jangka panjang seperti diabetes. Koneksinya ternyata sangat luas.

Jadi, di Hari Gizi Nasional kali ini, mari kita lihat lebih dalam. Gizi seimbang bukan cuma hitung-hitungan kalori atau vitamin semata, tapi juga tentang merawat seluruh ekosistem mikroskopis di dalam diri kita. Dengan mengombinasikan probiotik dan prebiotik, kita membangun fondasi yang kuat. Karena, pada akhirnya, kesehatan yang sesungguhnya memang berawal dari dalam.


Halaman:

Komentar