Brasilia Di sebuah acara yang digelar Gerakan Pekerja Pedesaan Tak Bertanah di Bahia, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva melontarkan kritik pedas. Sasaran utamanya? Donald Trump. Menurut Lula, Presiden Amerika Serikat itu sedang berupaya menciptakan Perserikatan Bangsa-Bangsa versi baru. Dan bukan cuma itu Trump disebut ingin menjadi pemilik tunggal lembaga dunia tersebut.
"Presiden Trump mengusulkan untuk menciptakan PBB baru dan dia menjadi pemilik tunggal PBB itu,"
ujar Lula, Jumat (23/01) lalu. Pernyataannya langsung memantik perhatian.
Lula menggambarkan situasi global saat ini sebagai momen yang "sangat kritis". Multilateralisme, katanya, pelan-pelan disingkirkan. Yang muncul justru unilateralisme, di mana kekuatan terkuatlah yang mendikte hubungan internasional. Piagam PBB pun, dalam pandangannya, sedang "dikoyak-koyak".
Di sisi lain, Lula tak tinggal diam. Dalam beberapa pekan terakhir, dia mengaku telah mengintensifkan kontak diplomatik dengan sejumlah pemimpin dunia. Tujuannya jelas: membangun respons kolektif untuk memperkuat kembali tatanan multilateral.
Artikel Terkait
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu dan Ribuan Ekstasi di Jakarta-Bekasi
Jenazah Capt Andy Tiba di Tigaraksa, Keluarga Siap Beri Penghormatan Terakhir
DPR Dapat Awasi Hakim dan Jaksa, Lalu Siapa yang Mengawasi DPR?
Bima Arya Tinjau Longsor Cisarua, Janjikan Hunian Sementara untuk Korban