Pemerintah Kebut Persiapan Jalan dan Sistem Lalu Lintas untuk Mudik Lebaran 2026

- Kamis, 12 Maret 2026 | 10:45 WIB
Pemerintah Kebut Persiapan Jalan dan Sistem Lalu Lintas untuk Mudik Lebaran 2026

Pemerintah lagi sibuk banget nyiapin jalan buat mudik Lebaran 2026. Fokusnya nggak cuma di tol, tapi juga di jalur-jalur arteri utama yang biasanya jadi langganan macet parah. Agus Harimurti Yudhoyono, atau yang akrab disapa AHY, bilang perbaikan dan perawatan jalan-jalan ini lagi dikebut. Tujuannya jelas: biar arus lalu lintas lancar dan kemacetan ekstrem bisa dicegah.

“Kita mau pastiin kondisi jalan, baik tol maupun non-tol, dalam keadaan prima. Termasuk jalan arteri. Dengan begitu, lalu lintas bisa berjalan lancar dan kemacetan yang terlalu parah bisa kita hindari,” ujar AHY.

Pernyataan itu dia sampaikan di Grand Lobby Metro TV, Kedoya, Jakarta Barat, Kamis kemarin. Saat itu, dia lagi menghadiri acara pelepasan Tim Monitor Mudik 2026.

Nah, persiapan nggak cuma soal fisik jalan aja. Menurut AHY, pemerintah juga bakal pakai sistem manajemen lalu lintas yang lebih modern. Caranya? Dengan kolaborasi antara teknologi dan strategi rekayasa lapangan untuk mengurai titik-titik padat yang udah diprediksi bakal terjadi.

“Sistem yang udah kita bangun dari awal, ditambah manajemen lapangan, teknologi, dan rekayasa lalu lintas… Saya yakin kombinasi ini bakal bikin perjalanan mudik lebih baik,” tambahnya.

Di sisi lain, koordinasi antar kementerian disebutkan sangat krusial. Kementerian PUPR udah siapin tim khusus yang siaga buat nangani perbaikan jalan rusak secara instan. Sementara itu, Kementerian Perhubungan memastikan kesiapan semua moda transportasi.

“Mulai dari terminal, stasiun kereta, gerbong, sampai pelabuhan penyeberangan, semuanya harus siap. Sektor penerbangan dan maritim juga kita pastikan,” jelas AHY lebih lanjut.

Yang nggak kalah penting, AHY menekankan kalau keselamatan pemudik adalah hal nomor satu. Untuk itu, laporan dari Tim Monitor Mudik Metro TV bakal sangat membantu. Tim ini rencananya bertugas dari 13 sampai 28 Maret 2026 di titik-titik rawan seperti Pelabuhan Merak, Cikampek, Cirebon, dan Tegal.

Dengan informasi akurat dari lapangan, diharapkan masyarakat bisa melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman. Semua persiapan ini, pada akhirnya, memang ditujukan buat satu hal: memastikan pemudik sampai di kampung halaman dengan selamat.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar