Kondisi Jalan Kalimalang Duren Sawit Membahayakan Pengendara
Ruas Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, menyimpan potensi bahaya yang serius bagi pengendara. Permukaan jalan di lokasi ini menunjukkan perbedaan ketinggian yang signifikan antara satu lajur dengan lajur lainnya.
Titik Rawan Kecelakaan di Jalan Kalimalang
Kondisi jalan yang tidak rata ini diduga menjadi penyebab utama berbagai insiden kecelakaan di wilayah tersebut. Banyak pengendara sepeda motor yang tidak menyadari adanya perbedaan elevasi jalan, menyebabkan mereka kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh.
Pada lajur menuju Bekasi dari Jakarta, terjadi penyempitan jalan yang memaksa pengendara roda dua untuk berpindah dari lajur rendah ke lajur tinggi. Transisi ini sering kali berakhir dengan kecelakaan, terutama bagi yang tidak waspada.
Insiden Kecelakaan Maut di Jalan Kalimalang
Sebuah insiden tragis terjadi pada Rabu (12/11) dimana seorang pengendara motor mengalami kecelakaan fatal. Korban diduga terjatuh saat berpindah lajur dan kemudian kepalanya terlindas truk sampah yang berada di belakangnya. Kejadian ini mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian.
Fakta Tingkat Kecelakaan di Lokasi
Menurut keterangan pekerja di sekitar lokasi, kecelakaan di titik ini terjadi hampir setiap hari. Bahkan dalam satu hari bisa terjadi hingga lima kali insiden kecelakaan. Beberapa menit sebelum kecelakaan fatal tersebut, telah terjadi kecelakaan lain yang melibatkan pengendara sepeda motor di seberang jalan.
Faktor Penyebab Kecelakaan Beruntun
Selain perbedaan ketinggian jalan, kondisi permukaan yang licin turut memperparah situasi. Faktor cuaca seperti gerimis di pagi hari membuat jalanan semakin berbahaya bagi pengendara. Kondisi ini telah berlangsung selama lebih dari dua tahun tanpa adanya perbaikan signifikan.
Solusi yang Diperlukan untuk Jalan Kalimalang
Masyarakat setempat menilai jalan ini memerlukan penanganan segera dengan cara pengecoran ulang untuk meratakan seluruh permukaan. Penyempitan jalan di area pertigaan juga perlu ditangani karena sering menjadi titik rawan kecelakaan. Pembatas jalan yang sering ditabrak pengendara juga memerlukan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan berkendara.
Artikel Terkait
ASDP Terapkan Diskon Tiket dan Tarif Tunggal untuk Mudik Lebaran 2026
Wakil Ketua BS OJK Soroti Kontradiksi Nilai Ramadhan dengan Korupsi Rp310 Triliun
Anggota Polri Meninggal dengan Luka Mencurigakan, Propam Polda Sulsel Lakukan Visum dan Pemeriksaan
Aktivis HAM Soroti Ironi Anggaran Negara Usai Tragedi Anak Meninggal karena Tak Mampu Beli Alat Tulis